• KONI Apresiasi PB PON Jabar Gerak Cepat Atasi Doping

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar09 Januari 2017 17:01
    INILAH, Bandung - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mengapresiasi PB PON-Peparnas 2016 yang bergerak cepat menangani masalah para atlet peraih medali emas, perak, dan pemecah rekor nasional yang tersandung kasus doping.

    Wakil Ketua KONI Pusat Inugroho mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan PB PON-Peparnas sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hasil positif 12 atlet PON dan dua atlet Peparnas sudah berdasarkan penelitian dari data atau arsip yang ada.

    Selanjutnya, KONI Pusat akan meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk membentuk Dewan Disiplin Anti-doping dan memberikan kesempatan kepada para atlet yang terduga tersandung doping untuk memberikan pembelaan.

    "Salah satunya adalah dengan membuka sampel urin kedua. Bisa jadi nanti keputusannya akan dibatalkan, tetapi saat ini hasilnya masih sesuai yaitu 12 orang atlet PON dan dua atlet Peparnas tersandung doping," kata Inugroho kepada wartawan dalam konferensi pers di Gedung Sate, Bandung, Senin (9/1/2017).

    Agar hal-hal serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang pria yang biasa disapa Inu itu meminta kepada setiap pengurus besar cabang-cabang olahraga di Indonesia untuk semakin mengawasi para atletnya.

    Inu menegaskan, jika diperlukan maka KONI Pusat akan menjatuhkan sanksi yang lebih berat kepada para atlet yang terlibat doping apabila kejadian ini dianggap akan menghambat perkembangan olahraga Indonesia.

    "Ini penting sekali dan ke depannya setiap kali kita ada multievent maka sosialisasi akan dilakukan dengan lebih cepat untuk mencegah penyalahgunaan doping. Kita minta PB untuk mengawasi para atletnya," ujar Inu. [jek]