• Headline

    Pemprov Jabar Tunjang Akses Menuju BIJB Kertajati

    Oleh : dea01 Januari 2018 09:55
    INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terus berupaya melengkapi fasilitas, sarana, pra-sarana penunjang operasionalisasi Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.


    Hal tersebut dilakukan guna memaksimalkan fungsi bandara seluas 1.800 hektar yang terletak di Kabupaten Majalengka tersebut.


    Salah satu upaya yang tengah digenjot saat ini yakni penyelesaian pembangunan jalan tol dan non tol ke arah BIJB Kertajati Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang akan bersambung pembangunanmya di tahun 2018 mendatang.


    Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengakui memang saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih memiliki kewajiban untuk membebaskan lahan guna pembangunan infrastruktur BIJB tersebut.


    Aher sapaan akrabnya, menyebutkan BIJB membutuhkan lahan tidak kurang dari 1,7 km untuk dibebaskan sebagai jalur non tol. Sementara untuk jalan tol, yang akan terintegrasi dengan interchange jalan tol Cipali, memakan lahan kurang lebih 3 km.


    "Ini merupakan penyempurnaan pembebasahan lahan untuk jalan non tol BIJB Kertajati ditambah dengan jalan tol yang merupakan akses dari Cipali menuju ke bandara," ungkap Gubernur Aher melalui rilisnya, senin (1/1/2018)


    Aher menuturkan, untuk pembebasan lahan, sudah ditargetkan selesai pada tahun 2017 dengan anggaran yang bersumber pada APBD Provinsi Jawa Barat. Sementara kedepan, anggaran untuk pembangunan jalur akses tersebut, akan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).


    Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra mengatakan, pertemuan antara jalan tol dan non tol lokasinya akan berdekatan dengan terminal bandara.


    Virda berharap, dengan adanya peninjauan langsung oleh Gubernur, maka proses pembebasan lahan dan pengadaan konstruksi pembangunannya bisa diselesaikan sebelum pengoperasian BIJB.


    "Mudah-mudahan setelah ditinjau oleh pak Gubernur proses pengadaan lahan termasuk konstruksinya bisa selesai sebelum pengoperasian bandaraa ini," harap Virda.


    Virda pun menyebutkan bahwa progres pembangunan BIJB hingga Sabtu 30 Desember 2017 mencapai 82 persen. Bahkan sudah menjalin komunikasi dengan AP II perihal kerja sama pengoperasian bandara tersebut.


    "Sampai saat ini pembangunannya sudah 82 persen dan soft launching akan dilakukan pada April 2018," pungkasnya. [jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT