Damkar Kabupaten Bogor Tingkatkan Profesionalitas

Damkar Kabupaten Bogor Tingkatkan Profesionalitas
Ilustrasi

INILAH, Bogor - Usia pemadam kebakaran sudah 100 tahun, Iwan Setiawan menginginkan Dinas Pemadam Kebakaran meninggalkan sejarah dan kesan positif kepada masyarakat.

“Saya minta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) terus meningkatkan kualitasnya. Jika tidak ada kegiatan pemadaman bencana kebakaran, tetap latihan agar lebih profesional,” kata Wakil Bupati Bogor itu kepada wartawan di Cibinong, Kamis (11/4).

Mengenai unit kendaraan pemadam kebakaran yang masih kurang seperti mobil pemadam kebakaran besar dan tangga, politisi Partai Gerindra ini berjanji secara bertahap akan menambahnya.

“Pemkab Bogor secara bertahap akan melengkapi kendaraan pemadam kebakaran dan perlengkapannya. Saat ini armada dan petugas pemadam kebakaran masih belum ideal, apalagi kita punya 40 kecamatan. Rencana kami akan menggenapi UPT Damkar di enam wilayah,” sambungnya.

Kepada para pengusaha, terutama kawasan industri dan kawasan pemukiman mandiri, dia pun meminta agar berperan aktif seperti menghibahkan lahan, memberikan bantuan alat pemadam kebakaran hingga kendaraan pemadam kebakaran.

“Bantuan lahan, alat pemadam kebakaran hingga kendaraan pemadam kebakaran ini untuk mereka juga. Ketika terjadi bencana kebakaran kita bisa cepat mengatasinya hingga bisa mengurangi besar risiko kerugian materil maupun imateril,” jelas Iwan.

Sementara Bupati Bogor Ade Yasin dalam sambutannya di Lapangan Tegar Beriman meminta petugas pemadam kebakaran bisa lebih tangguh dan siaga dalam menjalankan tugasnya.

“Bencana kebakaran maupun (bencana) alam lainnya tentunya tidak bisa diduga. Saya meminta petugas lebih tangguh dan siaga dalam melindungi masyarakat dari kejadian bencana kebakaran atau lainnya,” pinta Ade.

Adik dari mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin ini melanjutkan petugas pemadam kebakaran tidak hanya melaksanakan pemadaman api, tapi juga melakukan pencegahan bencana kebakaran.

“Pelaksanaan upaya jaminan keselamatan dari bencana kebakaran itu bukan hanya pengendalian, pemadaman dan penyelamatan dari bencana kebakaran, tetapi juga  sebelumnya yaitu pencegahan bencana kebakaran yang membahayakan manusia dan makhluk hidup lainnya,” lanjutnya.