XL Axiata Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Bandung Selatan

XL Axiata Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Bandung Selatan
INILAH, Bandung - Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Bandung beberapa hari terakhir melumpuhkan aktivitas masyarakat. 
 
Guna meringankan beban warga, PT XL Axiata menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban bencana di Kecamatan  Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Bantuan tersebut disalurkan tim XL Axiata secara langsung di masing-masing daerah terdampak sejak Rabu (10/4/2019).
 
Regional Group Head Central Region XL Axiata Rd Sofia Purbayanti mengatakan, pihaknya turut prihatin atas bencana banjir tersebut. 
"Karena itu, bantuan segera kami salurkan untuk ikut meringankan beban warga yang menjadi korban. Selain itu, kami memastikan layanan XL Axiata di beberapa titik terdampak banjir tersebut tetap beroperasi," katanya, Jumat (12/4/2019).
 
Menurutnya, bantuan tanggap darurat berupa bahan makanan, obat-obatan, dan selimut telah diberikan beberapa waktu lalu dan berlanjut hingga sekatang. Untuk penyaluran tersebut, tim bekerja sama dengan aparat setempat untuk memastikan proses distribusinya sampai ke warga yang membutuhkan. 
 
Selainitu, tim XL Axiata akan terus bersiaga baik dari sisi kesiapan jaringan maupun bantuan darurat lainnya untuk mengantisipasi dampak berkelanjutan dari perubahan cuaca ini. Selain memastikan terpenuhinya pasokan bantuan tanggap darurat, pihaknya pun akan terus memantau kondisi perangkat dan jaringan di area tersebut agar dapat terus beroperasi di situasi darurat bencana banjir saat ini.
 
Diketahui, tingginya curah hujan menjadi pemicu utama terjadinya banjir di beberapa daerah Bandung Selatan seperti seperti Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Seiring dengan masih berlangsungnya musim penghujan, BMKG memperkirakan potensi banjir bisa terjadi di beberapa area di Jabar khususnya di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.
 
Sofia menjelaskan, hingga saat ini layanan dan perangkat XL Axiata di Kabupaten Bandung dan sekitarnya tetap beroperasi secara normal. Agar jaringan terus beroperasi dengan normal, pihaknya menempatkan beberapa petugas untuk terus berjaga selama masa rawan bencana banjir ini.
 
"Selain itu, tim teknis telah menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan apabila terjadi kondisi darurat seperti genset dan bahan bakar tambahan untuk keperluan infrastruktur BTS," tambahnya.