Badai Tewaskan Delapan Orang di Selatan AS

Badai Tewaskan Delapan Orang di Selatan AS
INILAH, Texas – Badai kuat menyapu seluruh selatan Amerika Serikat (AS). Badai tornado dan banjir menewaskan delapan orang, melukai puluhan lainnya dan meratakan banyak kota di Negara Bagian Texas. Sebanyak tiga dari delapan orang yang meninggal dunia adalah anak-anak.
 
Menurut situs poweroutrage.us hampir 90 ribu konsumen di Texas, Mississippi, Louisiana, Arkansas, dan Georgia tidak memiliki pasokan listrik. Cuaca buruk menghancurkan jaringan infrastruktur negara-negarai bagian itu.
 
Dua orang anak korban badai ini tewas di East Texas ketika pohon pinus menimpa mobil yang dikendarai keluarga mereka. Kakak beradik itu meninggal dunia di dekat Pollok, sekitar 241 kilometer sebelah selatan Dallas. “Pohon meratakan mobil seperti pancake,” kata Sheriff Angelina County Kapten Alton Lenderman, Senin (15/4).
 
Setidaknya satu orang terbunuh dan 20 orang lainnya terluka setelah tornado menghantam Caddo Mounds State Historic Site di East Texas selama acara budaya pribumi Amerika di Alto sekitar 209 kilometer selatan Dallas. Hakim Cherokee Chris Davis mengatakan korban dikabarkan seorang perempuan yang tewas setelah terluka parah.
 
Di Houston County, seorang Sherif mengatakan satu orang meninggal dunia di Weches, sekitar enam mil sebelah barat daya Caddo Mound. Kerusakan di Alto menyebar luas, sebuah kota dengan 1.200 penduduk ini menutup sekolah mereka sampai bangunan sekolah dinyatakan aman.
 
Tornado meratakan sebagian besar sisi selatan Franklin, Texas. Sherif kota itu Gerald Yezak mengatakan Tornado membalikan rumah-rumah trailer dan melukai banyak warganya. Franklin berada sekitar 200 kilometer selatan Dallas.
 
Badan layanan cuaca mengatakan berdasarkan informasi yang ada tornado EF-3 turun ke daratan dengan kecepatan angin 140 mil per jam. Pihak berwenang mengatakan tornado itu menghancurkan 55 rumah, gereja, empat toko, duplex, dan bangunan otoritas perumahan setempat.
 
Yezak mengatakan dua orang yang terluka dibawa ke rumah sakti tapi kondisi mereka tidak mengancam nyawa. Sementara beberapa orang lainnya dirawat di lokasi kejadian. Beberapa orang harus ditarik dari tempat tinggal mereka yang rubuh. (beritajatim.com)