Purwakarta Tuntut Jalur KM 0 yang Rusak Diganti Jalan Kelas Satu

Purwakarta Tuntut Jalur KM 0 yang Rusak Diganti Jalan Kelas Satu
INILAH, Purwakarta – Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Purwakarta Budi Supriyadi membenarkan kerusakan cukup parah terjadi di jalan Lingkar Barat.
 
"Kita sudah mendapat banyak keluhan dari masyarakat soal kerusakan jalan alternatif itu," ujar Budi kepada INILAH, Senin (15/4/2019).
 
Budi mengatakan, pihaknya telah memanggil PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku penanggung jawab proyek nasional itu. Perbaikan jalan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak KCIC.
 
"Kami sudah memanggil pihak perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek itu. Pihak KCIC sudah menyanggupi untuk segera memperbaiki jalur tersebut supaya kondisinya bisa seperti semula," ujarnya. 
 
Budi telah menekankan supaya perbaikan jalan dilakukan secara maksimal. Pihaknya telah meminta supaya kelas jalannya ditingkatkan menjadi kelas satu. Pihaknya mensinyalir rusaknya jalan akibat beban kendaraan besar yang mengangkut material melebihi tonase yang ditentukan.
 
"Jalur tersebut maksimal kuat untuk 8 ton. Sepertinya ini lebih. Jadi pasti cepat rusak. Makanya kami meminta kelas jalannya ditingkatkan supaya lebih tahan lama," jelasnya. 
 
Dinar Mahardika (35) mengaku kesal atas buruknya infrastruktur di jalur tersebut. Selain mengganggu mobilitas, jalan rusak ini dikhawatirkan menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Apalagi jika malam hari dan kondisi cuaca sedang hujan, jalan berlubang dan begerlombang sama sekali tidak terlihat.
 
"Kalau malam hari, atau sedang turun hujan lubang besarnya tidak kelihatan. Ini jelas membahayakan. Apalagi, bagi pengendara sepeda motor," katanya.