H-1 Pemilu, Petugas Gabungan Masih Sisir Lokasi APK

H-1 Pemilu, Petugas Gabungan Masih Sisir Lokasi APK
INILAH, Purwakarta - Petugas gabungan dari TNI/Polri termasuk Satpol PP Kabupaten Purwakarta, masih berjibaku untuk membersihkan alat peraga kampanye (APK) para peserta Pemilu 2019 yang masih terpasang di sejumlah jalur krusial di wilayah itu. 
 
Padahal, jika merujuk pada aturan yang berlaku, seharusnya memasuki masa tenang atau H-1 pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini sudah tak boleh lagi ada wilayah yang berhias APK.
 
Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Purwakarta Beny Primiadi mengatakan, para tim sukses peserta pemilu turut andil untuk membersihkan APK tersebut. 
 
"Harusnya sih jangan cuma ngandelin petugas. Jangan hanya semangat saat memasangnya. Timses harusnya bertanggung jawab untuk mencopotnya juga. Apalagi, ini sudah masa tenang," ujar Beny kepada INILAH, Senin (15/4/2019).
 
Beny menyayangkan, karena banyak terdapat APK yang sengaja dipasang di sejumlah pohon peneduh jalan dengan cara dipaku. Bahkan, ada juga APK yang dipasang ditempat sangat tinggi yang sulit terjangkau. Ini, jelas sangat menyulitkan petugas. 
 
Dia menjelaskan, dalam hal ini pihaknya hanya sebatas diperbantukan oleh lembaga penyelenggara pemilu. Karena, sudah menjadi aturannya di masa tenang seperti ini tidak boleh ada lagi alat peraga dan sejenisnya.
 
"Seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya dalam rapat kordinasi. Secara aturan, seluruh APK ini harus dicopot, baik oleh timses atau oleh petugas," kata dia. 
 
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Purwakarta, Ujang Abidin menambahkan, mengakui hal tersebut. Dia membenarkan, sampai saat ini masih banyak APK yang belum ditertibkan.
 
"Sejak Minggu (14/4/2019) kami sudah mengerahkan petugas untuk menertibkan APK hingga tingkat desa. Termasuk, di setiap TPS. Karena, dikhawatirkan masih ada APK yang tercecer, terutama di sekitaran TPS," ujar Ujang. 
 
Dalam hal ini, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk pro aktif terkait dengan keberadaan APK ini. Jika masih ada yang terpampang, diharapkan segera lapor. Supaya, petugas bisa menertibkannya secepatnya.
 
"Kita ingin, warga juga pro aktif. Kalau masih ada APK yang terpampang di pinggir jalan atau di satu tempat, segera lapor ke kami," pungkasnya.