Pemilu 2019, KPU Garut Sebut Masih Ada Logistik Susulan

Pemilu 2019, KPU Garut Sebut Masih Ada Logistik Susulan
INILAH, Garut - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut membenarkan kotak suara DPRD Garut yang terkirim ke sejumlah PPK/PPS belum tersegel. Pasalnya, saat ini masih terdapat kekurangan logistik untuk kebutuhan pelaksanaan Pemilu 2019.
 
"Secara teknis bisa terjadi ada kotak suara belum disegel, karena ada ada logistik yang terlambat diterima. Seperti lembar C2, C3, C4, C5, dan C7," kata Sekretaris KPU Garut Ayi Dudi Supriyadi, Senin (15/4/2019).
 
Namun begitu, dia memastikan semua kebutuhan logistik tersebut terpenuhi, dan segera tiba di masing-masing PPK/PPS sebelum hari H pemungutan suara pada 17 April 2019.
 
Terlebih, pada dua hari menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019, pihak KPU Garut sudah menerima sekitar 66.000 lembar surat suara pengganti atas surat suara yang sebelumnya rusak. Kendati kedatangan puluhan ribu lembar surat suara tersebut diterima KPU di Gudang logistik KPU di Tarogong Kidul membuat pihak KPU kewalahan.
 
KPU harus bekerja ekstra keras melakukan penyortiran ulang untuk kemudian mendistribusikannya ke pelosok-pelosok.
 
Untuk mempermudah pendistribusian logistik Pemilu, KPU juga menambah jumlah armada truk antar jemput logistik pemilu hingga ke TPS-TPS di pelosok.
 
Ayi menyebutkan, sebanyak 66.000 lembar surat suara pengganti itu terdiri atas 45.000 lembar surat suara Pilpres, 3.500 lembar surat suara DPD RI, 6.000 lembar surat suara DPR RI, 5.500 lembar surat suara DPRD Provinsi Jawa Barat, dan 4.500 lembar surat suara DPRD Kabupaten Garut.