Tahun Ini, 2,3 Juta Wisatawan Kunjungi Purwakarta

Tahun Ini, 2,3 Juta Wisatawan Kunjungi Purwakarta

Rabu, 12 Desember 2018 | 15:55 WIB
INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta mengklaim sepanjang 2018 ada 2,3 juta wisatawan berkunjung ke wilayah tersebut. Hingga pekan pertama di akhir tahun, jumlah wisatawan telah mencapai 98 persen dari target yang telah ditetapkan, yakni 2,5 juta pengunjung.

Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Disporaparbud Kabupaten Purwakarta Heri Anwar membenarkan, tingkat kunjungan wisatawan ke wilayahnya terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir. Kondisi ini terjadi setelah pemerintah melakukan pemolesan dan pengembangan di sejumlah lokasi pariwisata menjadi lebih indah.‎ 

"Saat ini, sudah semakin banyak lokasi wisata di wilayah kami. Tak heran, kunjungan wisatawan pun terus meningkat. Tahun ini saja, kunjungan wisatawan telah mencapai 2,3 juta jiwa," ujar Heri kepada INILAH, Rabu (12/12/2018).

Dari jumlah pengunjung itu, sambung dia, dua persen di antaranya merupakan wisatawan asing. Adapun wisatawan asing yang datang ke daerah mayoritas untuk berwisata petualangan.

"Sampai akhir tahun, mungkin bisa melebihi target kunjungan yang sudah ditentukan. Mungkin sampai pekan ini masih kurang 2 persen lagi menuju target. Tapi kami yakin pasti lebih," jelas dia.

Menurut Heri, salah satu tujuan wisatawan asing itu objek wisata berbasis petualangan. Misalnya, area panjat tebing Gunung Parang di Kecamatan Tegalwaru. Turis yang datang ke lokasi dari berbagai negara, seperti Amerika dan Eropa.

"Wisatawan asing juga banyak yang tertarik berkunjung ke Diorama, di antaranya dari Timur Tengah, Malaysia, dan Jepang," kata dia.

Heri menambahkan, saat ini destinasi wisata di Purwakarta mencapai 45 lokasi yang tersebar di hampir seluruh kecamatan. Ada penambahan 13 lokasi dibandingkan dua tahun sebelumnya.

"‎Di 2015 lalu, destinasi wisata yang ada hanya 32 lokasi. Setiap tahun ada penambahan. Sampai saat ini sudah ada 45 lokasi wisata. Kebanyakan sih wisata alam, dan selebihnya kuliner dan wisata religi," tambah dia.

Menurutnya‎, dengan banyaknya tepat wisata primadona lainnya, pihaknya memprediksi jumlah kunjungan wisatawan akan lebih meningkat lagi. Jika jumlah pengunjung terus meningkat, secara tidak langsung akan membuat roda perekonomian masyarakat semakin berputar cepat dan berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Purwakarta.‎

Asep Mulyana / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 16:30 WIB

    Sampah dan Jaringan Kabel Sumbat Drainase Jalanan di Garut

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 14:56 WIB

    Bupati Bogor Minta Pemerintahan Desa Memaksimalkan Potensi

  • Senin, 25 Maret 2019 | 19:45 WIB

    Bupati Subang Luncurkan BUMDes Jawara

  • Senin, 25 Maret 2019 | 15:40 WIB

    38 Sekolah di Garut Terpaksa 'Nebeng' Menggelar UNBK

  • Senin, 25 Maret 2019 | 15:20 WIB

    Duh, Petani Cianjur Terpakasa Jual Gabah Murah

  • Senin, 25 Maret 2019 | 12:30 WIB

    Kampung Maranggi, Upaya Purwakarta Kembangkan Pariwisata