Ridwan Kamil Geram Bupati Cianjur Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Geram Bupati Cianjur Ditangkap KPK

Rabu, 12 Desember 2018 | 16:31 WIB
INILAH, Bandung-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku prihatin atas tertangkapnya Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Bupati yang dilantik pada 18 Mei 2016 tersebut diduga terlibat suap anggaran pendidikan. Selain Irvan KPK juga menangkap sejumlah pejabat di Pemkab Cianjur.

"Kalau masih jebol juga saya sangat prihatin lah. Dan saya tidak akan berhenti untuk terus mengingatkan. Kira kira begitu," ujar Ridwan di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (12/12/2018).

Padahal kerap kali dia mengingatkan agar mengedepankan integritas, memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan dengan profesional. Menurut dia, pelanggaran yang dilakukan oleh kepala daerah tersebut tak ada sangkut pautnya dengan sistem yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jabar.  Namun kembali kepada niat dari individunya.

"Niat di dunia ini mencari nafkah atau memang mau membawa perubahan? Kalau memang niatnya mencari nafkah biasanya selalu bermodus kan. Sagala weh diteangan," katanya.

Dia mengaku, pihaknya sudah menegakan sistem guna mendongkrak integritas, tak terkecuali untuk kepala daerah. Namun, apabila ada yang tersandung kasus korupsi, menurut Emil, permasalahan ada pada mindset masing-masing individu.

"Semua sistem sudah ditegakan, jadi ini menunjukan problema bukan selalu pada sistem tapi ada pada mind set pola pikir dari mereka mereka yang allah berikan ujian.Tadi makanya saya sampaikan, istilahnya anda (kepala daerah) sedang diberikan ujian, enggak semuanya lulus ujian," paparnya.

Tugas seorang gubernur, kata Emil, hanya sekadar menjalankan udang-undang, memberikan bimbingan, dan menasehati. "Termasuk nasehat ke diri saya sendiri untuk selalu mengingatkan, tapi ujungnya itu kan pilihan keputusan batin dari setiap individu," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (12/12/2018). Penangkapan Irvan diduga transaksi suap dalam bidang pendidikan.



Rianto Nurdiansyah / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 16:30 WIB

    Sampah dan Jaringan Kabel Sumbat Drainase Jalanan di Garut

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 14:56 WIB

    Bupati Bogor Minta Pemerintahan Desa Memaksimalkan Potensi

  • Senin, 25 Maret 2019 | 19:45 WIB

    Bupati Subang Luncurkan BUMDes Jawara

  • Senin, 25 Maret 2019 | 15:40 WIB

    38 Sekolah di Garut Terpaksa 'Nebeng' Menggelar UNBK

  • Senin, 25 Maret 2019 | 15:20 WIB

    Duh, Petani Cianjur Terpakasa Jual Gabah Murah

  • Senin, 25 Maret 2019 | 12:30 WIB

    Kampung Maranggi, Upaya Purwakarta Kembangkan Pariwisata