Calon Direksi PD PPJ Mengerucut Jadi 15 Orang

Calon Direksi PD PPJ Mengerucut Jadi 15 Orang

Kamis, 10 Januari 2019 | 11:00 WIB
. Istimewa
INILAH, Bogor - Sebanyak 21 dari 36 peserta seleksi direksi Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor dinyatakan tidak lulus. Sedangkan 15 peserta yang lulus akan diumumkan dalam waktu dekat ini.

"Nilainya sudah ada. Nantinya 15 orang yang lulus itu akan diumumkan setelah mendapatkan persetujuan aksesor, baru dibahas oleh internal pansel. Kemudian pada Jumat (11/1/2019), diumumkan langsung dan peserta bisa langsung presentasi," ungkap Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor Tri Iriyanto kepada wartawan, Rabu (9/1/2019). 

Tri melanjutkan, 15 calon direksi akan diseleksi menjadi 9 terbaik untuk kemudian diserahkan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya. 

"Sembilan orang terbaik itu direkomendasikan oleh aksesor," katanya.

Menurut Tri, penilaian dalam seleksi menjadi barometer untuk dapat dipilih wali kota. 

"Berdasarkan pengalaman yang lalu, wali kota menyerahkan sepenuhnya soal direksi PD PPJ kepada pansel," ujarnya. 

Saat disinggung mengenai peluang calon direksi dari internal PD PPJ untuk terpilih, Tri enggan berkomentar banyak. Namun internal PD PPJ lebih mengetahui permasalahan.

Tri menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54 Tahun 2017, direksi terpilih wajib menandatangani kontrak kerja dengan kepala daerah. 

"Nantinya dalam kontrak kerja itu akan ada kesepakatan sanksi. Misalnya, bila dalam dua tahun tidak menaikan pendapatan pasar, yang bersangkutan bisa diberhentikan oleh kepala daerah," terangnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Seleksi Direksi PD PPJ  Ade Sarip Hidayat mengatakan, proses seleksi direksi PD PPJ sudah masuk tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dan UKK ini akan mengerucutkan lima nama pada posisi direktur utama (dirut), direktur umum (dirum) dan direktur operasional (dirops).

"Jadi perjabatan akan diambil lima,  sehingga mereka masuk ke tahapan berikutnya yaitu kaitan cek kesehatan dan wawancara dengan tim pansel," ujar Ade.

Menurut dia, usai wawancara dengan tim peserta seleksi akan dipertemukan dengan Wali Kota Bogor Bima Arya untuk mengetahui arah PD PPJ ke depannya.

"PD PPJ adalah BUMD andalan meningkatkan perekonomian kota dan meningkatkan PAD juga menghilangkan kesan kumuh pasar di Kota Bogor," ungkapnya.

Ade menyatakan, peserta seleksi direksi PD PPJ kebanyakan dari luar Kota Bogor, khususnya jabatan dirut. Tetapi hal itu tidak mempengaruhi apapun karena siapapun bisa mendaftar. Berdasarkan data terdapat tujuh orang yang mendaftar sebagai dirut dari luar Kota Bogor dan hanya satu asal Kota Hujan.

"Hanya satu orang dari Kota Bogor, tapi siapapun bisa mengisi jabatan dirut. Yang penting sesuai persyaratannya, jadi memungkinkan dirut dari luar Kota Bogor. Kami pastikan hasil kami objektif," tegasnya.

Kata Ade, pansel tak memiliki kepentingan karena dibentuk dari pengusaha, akedemisi, ada salah satu direktur BUMN sehingga dipastikan mereka tidak punya kepentingan pribadi.

Rizki Mauludi / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 22 Maret 2019 | 23:30 WIB

    Bima Arya Menuju Australia, Ini Agendanya

  • Kamis, 21 Maret 2019 | 19:30 WIB

    Bogor Rajanya Geothermal di Indonesia

  • Kamis, 21 Maret 2019 | 16:35 WIB

    Kabupaten Bogor Masih Kurang 120 Ribu Blanko KTP

  • Kamis, 21 Maret 2019 | 15:15 WIB

    Jadi Bapak Kopi, Iwan Janji Maksimalkan Kopi Bogor

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 21:15 WIB

    Internal RSUD Kota Bogor Masih Jagokan Dewi

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 17:00 WIB

    Herman Ingin Berhenti Mengemis, Asal..

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 16:40 WIB

    Herman Si Pengemis Kaya Akui Punya Istri Tiga