Formasi Baru KPU Kota Bogor Diperkenalkan di Balai Kota

Formasi Baru KPU Kota Bogor Diperkenalkan di Balai Kota

Jumat, 11 Januari 2019 | 12:40 WIB
. Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor perkenalkan formasi baru komisioner masa jabatan 2018-2023. Dari empat komisioner dua komisioner lama bertahan dan dua Komisioner baru masuk, komisioner lama Samsudin periode ini menjabat Ketua KPU Kota Bogor menggantikan ketua sebelumnya Undang Suryatna.

 

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kota Bogor Samsudin usai menggelar audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Kamis (10/01/2019) siang.

 

Samsudin menuturkan, saat ini Komisioner KPU Kota Bogor telah berganti, susunannya Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan dijabat Bambang Wahyu, Komisioner Divisi SDM, Sosialisasi dan Partisipatif Masyarakat dijabat Dian Ashkabul Yamin, Komisioner Divisi Program dan Data dijabat Fery Bukhori Muslim dan Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan dijabat Dede Juhendi.

 

"Hari ini kami perkenalkan formasi baru tersebut kepada Sekda Kota Bogor, ada dua wajah baru dan dua wajah lama termasuk saya," ungkap Samsudin usai pertemuan.

 

Samsudin mengatakan, selain perkenalan, pada kesempatan tersebut KPU Kota Bogor juga ingin melaporkan mengenai jadwal dan tahapan Pemilu 2019. Seperti apa saja yang sudah dilakukan dan bagaimana tahapan kedepan yang akan dilakukan KPU Kota Bogor.

 

"Tidak hanya itu, kami juga menyampaikan terkait beberapa hal lainnya termasuk kendala yang dihadapi untuk menyukseskan Pemilu 2019. Kami membutuhkan support dan fasilitas dari pemerintah daerah, seperti kebutuhan gudang, tempat melipat suara yang luas dan kendaraan operasional. Kami berharap kebutuhan ini bisa difasilitasi oleh pemerintah daerah," tuturnya.

 

Saat ditanya mengenai persiapan Pemilu 2019, Samsudin menekankan, KPU Kota Bogor sudah melakukan beberapa kegiatan, seperti sosialisasi secara maksimal agar masyarakat sadar akan Pemilu. Secara teknis KPU juga sudah melakukan rekrutmen petugas KPPS. Jika di Pilkada Serentak 2018 jumlah TPS ada 3.209 TPS, pada pemilu tahun ini meningkat dua kali lipat. 

 

"Artinya personil yang kami rekrutmen pun bertambah dua kali lipat. Demikian pula mengenai logistik, kami menerima secara berkala dari KPU pusat dan seperti kotak suara dan bilik suara sudah ada yang tersimpan di gudang Bapenda juga Tanah Baru," terangnya.

 

Samsudin menjabarkan, selain dua jenis itu logistik yang sudah diterima adalah amplop dan tinta. Sementara untuk surat suara secara bertahap akan diterima pada bulan Maret. Pada Pemilu 17 April 2019 masyarakat atau pemilih akan mendapatkan lima jenis surat suara.

 

"Untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden berwarna abu-abu, calon anggota DPR RI berwarna kuning, DPD RI berwarna merah, DPRD Provinsi Jawa Barat berwarna biru dan anggota DPRD Kabupaten/Kota berwarna hijau," pungkasnya.

Rizki Mauludi / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 22 Maret 2019 | 23:30 WIB

    Bima Arya Menuju Australia, Ini Agendanya

  • Kamis, 21 Maret 2019 | 19:30 WIB

    Bogor Rajanya Geothermal di Indonesia

  • Kamis, 21 Maret 2019 | 16:35 WIB

    Kabupaten Bogor Masih Kurang 120 Ribu Blanko KTP

  • Kamis, 21 Maret 2019 | 15:15 WIB

    Jadi Bapak Kopi, Iwan Janji Maksimalkan Kopi Bogor

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 21:15 WIB

    Internal RSUD Kota Bogor Masih Jagokan Dewi

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 17:00 WIB

    Herman Ingin Berhenti Mengemis, Asal..

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 16:40 WIB

    Herman Si Pengemis Kaya Akui Punya Istri Tiga