Lagi, Polisi Ciduk Buzzer Hoax Surat Suara

Lagi, Polisi Ciduk Buzzer Hoax Surat Suara

Jumat, 11 Januari 2019 | 13:01 WIB
INILAH, Jakarta - Polisi kembali menangkap pelaku hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Satu orang ditangkap di Banten yakni diduga sebagai buzzer.

"Pelaku ditangkap di Banten, nanti dipadukan tangkapan dari Polda Metro dengan Bareskrim diklopkan, kita padukan, akan kita kembangkan lagi. Kita padukan secara komprehensif, yang di Polda Metro Jaya ini sebagai buzzernya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (11/1).

Dedi mengatakan Polda Metro Jaya akan merilis penangkapan ini siang nanti. Saat ini pelaku masih dimintai keterangan apakah ikut terlibat sebagai pembuat konten Hoaks tersebut atau tidak.

"Nanti tidak menutup kemungkinan apakah dia juga sama dengan tersangka BBP, selain buzzer juga sebagai creator," ucap Dedi.

Polisi telah menetapkan Bagus Bawana Putra (BBP) sebagai tersangka hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos. Bagus adalah creator sekaligus buzzer Hoaks tersebut dengan menyiarkan, memproduksi, dan menyebarluaskan konten Hoaks tersebut.

Bagus diancam Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun penjara.

Polisi juga sebelumnya menetapkan 3 tersangka lain yakni HY, LS, dan J. Ketiganya berperan sebagai penyebar hoaks tersebut. Meski tersangka, ketiga tak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun. 

Inilah koran / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 22:29 WIB

    Impor Bawang Putih oleh Bulog Rawan Penyelewengan

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 20:30 WIB

    MUI dan Kominfo Bertemu, Tentukan Pelarangan PUBG?

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 18:00 WIB

    BUMDes Jawara Diluncurkan di Subang

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 17:29 WIB

    62 TKI Dipulangkan ke Indonesia

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 17:09 WIB

    Ini Daftar Tarif Resmi MRT Jakarta

  • Selasa, 26 Maret 2019 | 14:30 WIB

    Joko Driyono Syok, Tak Ada Keluarga Menjenguk