Pemprov Ingin Penerima Bansos di Jabar Berkurang

Pemprov Ingin Penerima Bansos di Jabar Berkurang

Jumat, 11 Januari 2019 | 13:46 WIB
Ridwan Kamil menyambut baik kerjasama Polri dan Kementerian Sosial (Kemensos) soal Bansos. Humas Pemprov Jabar
INILAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyambut baik kerjasama Polri dan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam rangka pengamanan Bantuan Sosial (Bansos).

Ridwan Kamil menghadiri video conference penandatanganan nota kesepahaman antara Polri dengan Kemensos di Markas Polda Jawa Barat, Jumat (11/1). Dia hadir bersama Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

Ridwan Kamil menuturkan dengan adanya kerjasama ini diharapkan mampu mengawal penyaluran Bansos secara tepat kepada masyarakat. 

Dengan adanya pengawasan langsung dari kepolisian ini guna menangkal adanya praktek penyelewengan yang membuat dana Bansos melenceng dari sasaran.

"Jadi saya akan menterjemahkan ini bersama Pak Kapolda, memastikan bantuan sosial ini sampai tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, melalui pengawalan kepolisian. Tim ini rajin-rajin bertanya kepada masyarakat di daerah dan ulama, agar mendapat restu," kata Ridwan Kamil di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jumat (11/1).

Emil, panggilannya, berharap agar petugas yang terjun ke lapangan juga bisa sekaligus memberi pehaman kepada masyarakat. 

Khususnya untuk penerima Bansos agar jangan hanya mengandalkan bantuan saja, tetapi harus lebih kreatif membangun ekonomi mandiri.

"Kedua tolong berikan dakwah agar penerima ini tidak tangan di bawah agar jadi tangan di atas. Tahun depan jumlah penerima berkurang, kalau berkurang berarti berhasil," ujarnya.

Emil berpendapat selama ini kelemahan Bansos terletak dalam pengelolaan penyalurannya saja. Sehingga dia melihat kerjasama dengan pihak kepolisian ini menjadi terobosan baru untuk menciptakan pengawasan yang lebih ketat.

"Manajemen penyampaian ini tidak sederhana, seringkali kita dapat laporan kan, salah sasaran, atau tidak sesuai jumlah dan lain-lain. Tidak ada salahnya birokrasi ini dibantu oleh kepolisian untuk memastikan hal hal yang tadi tidak terjadi seperti tahun-tahun sebelumnyaā€ˇ," jelasnya.

Lebih lanjut Emil menilai keberadaan Bansos berperan cukup besar dalam mengatasi sejumlah masalah ekonomi sosial di masyarakat. Sehingga, dengan jumlah bantuan hingga Rp. 50 triliun ini patut mendapatkan pengawalan agar bisa tepat sasaran.

"Negara punya konsep menolong orang tidak mampu saya kira sudah luar biasa, dari mulai pangan, dari mulai tunai, rumahnya dari mulai wirausaha dan lain lain, konsepnya saya kira sudah lengkap. Kedua nilai bantuannya juga luar biasa di atas 50 triliun, masalah utama manajemen penyampaian," pungkasnya.

/ bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 25 Maret 2019 | 15:45 WIB

    Hore, Tol Cisumdawu bisa Dipakai Mudik Lebaran

  • Sabtu, 23 Maret 2019 | 22:00 WIB

    Bareng OJK, Ridwan Kamil Touring Naik Motor Bandung-Garut

  • Jumat, 22 Maret 2019 | 22:15 WIB

    1200 Santri Ikuti Perkemahan Santri Pramuka Nusantara

  • Jumat, 22 Maret 2019 | 21:30 WIB

    Tahun Ini Pemprov Kerjakan DED Jalan Tambang

  • Jumat, 22 Maret 2019 | 17:45 WIB

    Kawal Pemilu Serentak 2019, Ridwan Kamil: Tugas Mulia