Dana Desa Boleh Dipakai Bangun Bioskop Desa

Dana Desa Boleh Dipakai Bangun Bioskop Desa

Selasa, 26 Februari 2019 | 09:30 WIB
. humas/kemendesa

INILAH, MukoMuko – Setiap orang membutuhkan hiburan tak terkecuali masyarakat yang tinggal di kawasan perdesaan. Untuk itu tidak ada salahnya jika pemerintahan desa membangun sebuah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memenuhi kebutuhan hiburan para warganya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan dana desa dapat digunakan untuk membangun bioskop agar warga desa dapat memiliki hiburan yang sederhana. Dia menaksir harga-harga barang kebutuhan untuk membangun bioskop desa relatif terjangkau.

Dia menyaraknkan agar bioskop desa menjadi salah satu aset yang dikelola BUMDes karena kehadirannya bisa memicu banyak orang untuk berkumpul mulai dari pedagang makanan ataupun warga yang sekadar mencari hiburan.

“Masyarakat bayar bioskop Rp 1.000 sampai Rp 2.000, nanti dikelola BUMDes. Dengan adanya bioskop desa, masyarakat bisa jualan, bisa pelatihan dan sebagainya. Di situ juga akan ada transaksi perputaran uang,” kata Eko saat melakukan sosialisasi penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Kawasan Transmigrasi MukoMuko, Bengkulu, Minggu (24/02/2019).

Selain membangun bioskop desa, lanjut Eko, BUMDes juga dapat mengembangkan desa wisata, pengelolaan bank sampah, pelatihan usaha, lapangan desa dan sebagainya yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi di kawasan perdesaan.

Dia menekankan penting bagi pemerintah desa untuk mengalokasikan sebagian dana desa untuk pengembangan BUMDes. "Saya apresiasi pertumbuhan ekonomi di Mukomuko 5,3 persen, padahal masih banyak jalan yang rusak," terangnya.

Sementara itu Bupati Mukomuko Choirul Huda merasa bangga karena pada perayaan hari jadi Mukomuko ke-16 didatangi seorang menteri. "Luar biasa Pak Menteri (Mendes PDTT), berjubel. Baru kali ini ulangtahun ke-16 didatangi menteri. Dan malam ini warga berkumpul di sini ramai-ramai menyambut hangat, dan ikut selfie. Banyak pedagang keliling juga berjualan,". Ujarnya haru.

Pertunjukan wayang kulit di Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu dengan dalang Ki Warseno Slank dengan lakon Punokawan Mbangun Deso ini terselenggara atas kerjasama Kemendes PDTT dibawah Direktorat Jenderal PKP2Trans dan PKTrans dalam rangka sosialisasi penggunaan dana desa tahun 2019 di kawasan transmigrasi.

Sebelum pertunjukan wayang, dilakukan pengukuhan Pengurus Perhimpunan Anak Transmigran Seluruh Indonesia (PATRI), prosesi kirab tumpeng dan pemotongan tumpeng. Kegiatan pertunjukan wayang selain dihadiri oleh Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo dan Bupati Mukomuko turut dihadiri oleh ratusan keluarga transmigran dan sejumlah pejabat dari kemendes PDTT yakni Dirjen PKP2trans Hari Pramudiono, Dirjen PK Trans M.Nurdin, Dirjen PPMD Taufik Madjid serta sejumlah pejabat lainnya dari Kemendes PDTT.

Daulat Fajar Yanuar / tsb

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 18 Maret 2019 | 20:40 WIB

    Sistem Keuangan Desa Permudah Pembukuan Dana Desa

  • Senin, 18 Maret 2019 | 05:00 WIB

    Inovasi Kunci Keberhasilan Ekonomi Desa

  • Senin, 18 Maret 2019 | 04:16 WIB

    Kemendes PDTT Sosialisasikan BUMDes Lewat Fun Bike

  • Sabtu, 16 Maret 2019 | 03:00 WIB

    Mendes PDTT Apresiasi Musrenbang Kabupaten Lebong

  • Kamis, 14 Maret 2019 | 17:50 WIB

    Maksimalkan Dana Desa untuk BUMDes

  • Kamis, 14 Maret 2019 | 17:30 WIB

    Mendes PDTT Resmikan Sport Center dari Dana Desa

  • Senin, 11 Maret 2019 | 18:45 WIB

    Desa Pariwisata akan Digenjot di Kawasan Transmigrasi