Lima Tahun ke Depan, Pemerintah Alokasikan Dana Desa Rp400 Triliun

Lima Tahun ke Depan, Pemerintah Alokasikan Dana Desa Rp400 Triliun

Selasa, 26 Februari 2019 | 12:49 WIB
INILAH, Mukomuko - Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran dana desa selama lima tahun atau sejak 2015 hingga 2019 mencapai Rp257 triliun. Pemerintahan Presiden Joko widodo bertekad selama lima tahun kedepan hingga 2024 akan mengalokasikan anggaran dana desa dengan total Rp400 triliun.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan peningkatan alokasi dana desa yang akan disalurkan sebesar Rp400 triliun selama lima tahun ke depan itu dimungkinkan karena anggaran desa memang setiap tahunnnya terus mengalami peningkatan. Apalagi, pembangunan desa butuh anggaran yang cukup besar.

"Sejak adanya dana desa, ternyata desa mampu membangun infrastruktur desa secara masif dan diakui badan dunia. Pembangunan akan terus ditingkatkan dan selama lima tahun yang akan datang dana desa bisa ditingkatkan dengan total Rp400 triliun," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo pada Senin (25/2) saat menghadiri upacara peringatan hari jadi Mukomuko yang ke-16 di halaman kantor Bupati Mukomuko.

Perlu diketahui, total anggaran dana desa sebesar Rp257 triliun selama lima tahun tidak pernah mengalami penurunan setiap tahunnya. Dari Rp20,67 triliun pada 2015 meningkat menjadi Rp46,98 triliun pada 2016, lalu sebesar Rp60 triliun pada 2017 dan 2018 sebesar Rp60 triliun dan tahun 2019 sebesar Rp70 triliun.

Dana Desa tersebut diberikan ke seluruh desa di Indonesia dengan formula 77 persen dibagi rata ke seluruh desa, kemudian 20 persen dialokasikan untuk tambahan secara proporsional kepada desa berdasarkan jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, tingkat kesulitan geografis dan luas wilayah. Kemudian, 3 persen dialokasikan untuk tambahan kepada desa-desa yang berstatus tertinggal.

Selama hampir 4 tahun sejak Dana Desa disalurkan, desa-desa di Indonesia telah mampu membangun infrastruktur dasar dalam jumlah yang sangat besar dan masif, yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar dan juga untuk membantu kegiatan ekonomi di desa.

Hasil terbaiknya selama 4 tahun INILAH, MukoMuko - Selama lima tahun sejak 2015 sampai 2019 pemerintah pusat telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 257 triliun. Harapannya Presiden Joko Widodo dapat mengalokasikan dana desa sebesar Rp 400 triliun dalam lima tahun berikutnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, peningkatan alokasi dana desa sebesar Rp 400 triliun yang akan disalurkan dalam lima tahun ke depan dimungkinkan terwujud karena anggaran desa mengalami peningkatakan setiap tahunnya. Apalagi pembangunan di kawasan perdesaan membutuhkan anggaran yang cukup besar.

"Sejak adanya dana desa, ternyata desa mampu membangun infrastruktur desa secara masif dan diakui badan dunia. Pembangunan akan terus ditingkatkan dan selama 5 tahun yang akan datang dana desa bisa ditingkatkan dengan total Rp400 Triliun," kata Eko saat menghadiri upacara peringatan hari jadi Mukomuko yang ke-16 di halaman kantor Bupati Mukomuko, Senin (25/02/2019).

Sejak dana desa digulirkan pada tahun 2015 silam, pemerintah tidak pernah sekalipun menurunkan alokasi anggarannya. Tercatat pada tahun 2015 dana desa dialokasikan sebesar Rp 20,67 triliun yang kemudian meningkat pada tahun berikutnya menjadi Rp 46,98 triliun. Kemudian pada tahun 2017 dan 2018 kemarin anggaran dana desa kembali naik menjadi Rp 60 triliun. Sedangkan pada tahun 2019 pemerintah memutuskan untuk kembali menaikkan dana desa menjadi Rp 70 triliun.

Eko menjelaskan, dana desa diberikan kepada seluruh desa di Indonesia dengan formula 77 persen dibagi rata ke seluruh desa. Kemudian sebesar 20 persen dialokasikan untuk tambahan secara proporsional kepada desa berdasarkan jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, tingkat kesulitan geografis, dan luas wilayah. Sisa tiga persennya dialokasian untuk tambahan kepada desa-desa yang berstatus tertinggal.

Selama bertahun-tahun dana desa disalurkan, banyak desa-desa di Indonesia yang telah mampu membangun infrastruktur dasar dalam jumlah yang sangat besar dan masif. Prasarana ini tentunya sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup dasar dan juga untuk membantu kegiatan ekonomi di desa.

Hasil terbaik dari penyaluran dana desa yakni dengan telah terbangunnya sarana dan prasarana penunjang aktifitas ekonomi masyarakat, seperti terbangunnya 1.140.378 meter jembatan, jalan desa 191.600 kilo meter, pasar desa  sebanyak 8.983 unit, kegiatan BUMDesa sebanyak 37.830 unit, embung desa sebanyak 4.175 unit, sarana irigasi sebanyak 58.931 unit serta sarana-prasarana penunjang lainnya.

Selain itu, dana desa juga telah turut membangun sarana prasarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 50.854 unit PAUD, 24.820 unit Posyandu, serta drainase 29.557.922.

"Adanya program dana desa terbukti efektif dan telah berhasil mengurangi kemiskinan di desa-desa. Terjadi penurunan angka stunting dari 37 persen menjadi 30 persen, peningkatan pendapatan perkapita hampir 50 persen, pembukaan lapangan kerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT), BUMDes, desa wisata, angka pengangguran di desa turun daripada di kota dan Gini Ratio di desa terus meningkat. Bahkan, jumlah desa tertinggal juga mengalami penurunan dan juga terjadi peningkatan jumlah desa berkembang. Jadi, telah banyak keberhasilan yang dicapai dari dana desa," katanya.

Eko berharap, dengan anggaran dana desa yang terus mengalami peningkatan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Eko meminta agar mulai tahun 2019, penggunaan dana desa di geser untuk pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa.

"Jadi, bagi desa yang sudah memiliki infrastruktur yang cukup untuk mengalihkan ke pembangunan pemberdayaan ekonominya dan pemberdayaan masyarakat desanya agar pertumbuhan ekonomi desa dan pendapatan masyarakat desa juga turut meningkat," katanya. 

Daulat Fajar Yanuar / ing

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 18 Maret 2019 | 20:40 WIB

    Sistem Keuangan Desa Permudah Pembukuan Dana Desa

  • Senin, 18 Maret 2019 | 05:00 WIB

    Inovasi Kunci Keberhasilan Ekonomi Desa

  • Senin, 18 Maret 2019 | 04:16 WIB

    Kemendes PDTT Sosialisasikan BUMDes Lewat Fun Bike

  • Sabtu, 16 Maret 2019 | 03:00 WIB

    Mendes PDTT Apresiasi Musrenbang Kabupaten Lebong

  • Kamis, 14 Maret 2019 | 17:50 WIB

    Maksimalkan Dana Desa untuk BUMDes

  • Kamis, 14 Maret 2019 | 17:30 WIB

    Mendes PDTT Resmikan Sport Center dari Dana Desa

  • Senin, 11 Maret 2019 | 18:45 WIB

    Desa Pariwisata akan Digenjot di Kawasan Transmigrasi