Wabup Gun Gun: Petani Holtikultura Harus Tetap Perhatikan Lingkungan

Wabup Gun Gun: Petani Holtikultura Harus Tetap Perhatikan Lingkungan

Selasa, 5 Maret 2019 | 20:44 WIB
INILAH, Bandung - Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan menekankan agar petani hortikultura di Kecamatan Cimenyan  tetap memerhatikan penghijauan lingkungan di sekitar areal budi daya mereka. Jangan sampai usaha pertanian yang bertujuan menyejahterakan masyarakat itu justru berujung bencana alam yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Hal tersebut dikatakan Gun Gun saat melakukan panen bawang putih di Kecamatan Cimenyan beberapa waktu lalu. Kata dia, di Cimenyan ruang terbuka hijaunya sangat besar. Alangkah baiknya jika memerhatijan kelestarian alam ketika bercocok tanam. 

"Di sini ruang terbuka hijaunya sangat besar, jadi saat bercocok tanam harus memperhatikan kelestarian lingkungan," kata Gun Gun, Selasa (5/3/2019).

Gun Gun berharap, pertanian bawang putih di kawasan tersebut tetap bisa diselingi tanaman keras untuk membantu penyerapan air.  Meski sebenarnya, jika pola tanam seperti itu memang harus dikaji terlebih dulu pengaruhnya terhadap produktivitas tanaman bawang putih.


Meskipun demikian berpengaruh atau tidak terhadap produktivitas, tanaman keras memang dibutuhkan di areal pertanian bawang putih Kecamatan Cimenyan. Apalagi kecamatan itu memang masuk dalam Kawasan Bandung Utara (KBU) yang notabene seharsunya menjadi daerah resapan.

Gun Gun mengakui bahwa jumlah produksi memang akan berpengaruh terhadap keuntungan yang diterima petani saat panen. Namun jika pola tanam tak berwawasan lingkungan, keuntungan itu akan sia-sia ketika bencana alam terjadi dan menimbulkan kerugian lebih besar dari mulai materi sampai korban manusia.

Minimnya tanaman keras di areal pertanian KBU Kabupaten Bandung pernah berimbas pada terjadinya banjir bandang di Kecamatan Cilengkrang awal Februari lalu. Kejadian itu mengakibatkan tiga korban meninggal dunia, tiga luka-luka dan belasan rumah warga rusak .

Ketika itu Bupati Bandung Dadang M Naser menegaskan, bahwa kejadian itu akan menjadi bahan evaluasi terkait pengawasan dan penghijauan KBU di wilayahnya. Meskipun lokasi bencana tak masuk KBU, ia tak menampik jika banjir bandang jelas terkait dengan kondisi lahan KBU di atasnya yang sudah minim resapan. 

Berdasarkan data profil pertanian Kabupaten Bandung 2018 menunjukan bahwa lebih dari 70 persen lahan KBU di wilayah administratif Kabupaten Bandung yang meliputi Kecamatan Cimenyan, Cilengkrang dan Cileunyi, merupakan lahan pertanian. Dari jumlah tersebut, sekitar 80,11 persennya merupakan lahan pertanian non sawah atau hortikultura.

Kecamatan Cilengkrang menjadi yang terparah karena luas lahan yang digunakan untuk pertanian mencapai 2.306 hektar atau 76,56 persen dari total lahan 3.012 hektar. Lahan pertanian non sawah di daerah ini pun terbilang besar karena mencapai 2.040 hektar.

Kondisi tak jauh berbeda terjadi di Kecamatan Cimenyan. Di daerah ini, lahan pertanian mencapai 3.396 hektar atau 63,98 persen dari total lahan 5.308 hektar.

Sama seperti di Cilengkrang, lahan pertanian di Cimenyan pun didominasi perkebunan sayuran. Perbandingannya sangat mencolok, karena sekitar 3.172 hektarnya merupakan lahan kebun sayuran atau hampir empat belas kali lipat lahan sawah yang hanya sekitar 224 hektar.

Ironisnya, hampir seluruh lahan hortikultura di Cimenyan memang dijadikan sebagai sentra pertanian bawang putih. Pada Juni 2018 lalu, kawasan itu bahkan dicanangkan sebagai salah satu lokasi penggenjotan bawang putih nasional oleh Kementerian Pertanian.

Sesuai dengan target swasembada bawang putih 2021, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melansir ada 10.000 hektar lahan di Kabupaten Bandung yang berpotensi untuk menjadi sentra pengembangan bawang putih. Jumlah tersebut tersebar 5.000 hektar di Kecamatan Ciwidey, 3.000 hektar di Cimenyan dan 2.000 hektar di Pangalengan.

Dari ketiga sentra bawang putih tersebut, Kecamatan Cimenyan dan Ciwidey yang sampai saat ini terbilang masih aman. Setelah Cilengkrang, Pangalengan sendiri diterjang banjir bandang pada Sabtu (2/3/2019) lalu.

Dani Rahmat N. / jek

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 14 Februari 2019 | 00:30 WIB

    Pemkab Bandung Sambut Baik Pembentukan Samsat KBU

  • Rabu, 23 Januari 2019 | 20:15 WIB

    Bandung Bebas Sampah 2020

  • Jumat, 18 Januari 2019 | 14:34 WIB

    Dadang Naser dan Anang Dapat Anugerah Green Leadership

  • Selasa, 8 Januari 2019 | 21:38 WIB

    Pemkab Bandung Fasilitasi Layanan Kesehatan Ilham

  • Rabu, 2 Januari 2019 | 11:06 WIB

    PLH Sekda Kabupaten Bandung Dilantik Bupati

  • Jumat, 21 Desember 2018 | 21:47 WIB

    Mall Pelayanan Publik Hadir di Kabupaten Bandung

  • Kamis, 20 Desember 2018 | 17:37 WIB

    Jelang Natal-Tahun Baru, Pemkab Bandung Lakukan OP