Pemkot Bandung Canangkan "Beas Beureum"

Pemkot Bandung Canangkan "Beas Beureum"

Senin, 11 Maret 2019 | 21:40 WIB
. Istimewa
INILAH, Bandung,- Guna meningkatkan gizi anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung akan mencanangkan program “Beas Beureum” atau Bekal Anak Sekolah Bergizi Enak Dan Murah. Program yang akan dimulai April 2019 mendatang ini ditujukan untuk anak-anak Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinkes Kota Bandung, Rita Verita mengatakan, gagasan program Beas Beureum ini untuk menanamkan pola makan sehat kepada anak-anak. Dimulai dari membawa bekal ke sekolah. Hanya saja, banyak orang tua yang membawa bekal makan siang tidak sesuai dengan gizi seimbang.

"Kebanyakannya nasi nugget goreng atau nasi sosis goreng saja. Buah dan sayurnya, jarang. Kadang-kadang nasi sama mi goreng, kan sama-sama aja,” ujar Rita di Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana, Senin (11/3).

Padahal, lanjut Rita, gizi seimbang ini penting untuk menjaga nutrisi yang dibutuhkan tubuh anak. Pasalnya, anak-anak masih dalam tahap pertumbuhan sehingga memerlukan gizi yang cukup untuk kesehatan dan perkembangan kecerdasannya.

Pada program ini, Dinkes Kota Bandung akan membagikan kotak makan kepada beberapa sekolah sebagai percontohan. Kotak makan ini di dalamnya sudah terdiri dari beberapa ruang untuk menempatkan nasi, lauk pauk, buah, dan sayur secara terpisah. “Kita ingin mengajak masyarakat Kota Bandung untuk membawa bekal anak sekolah dengan konsep gizi simbang,” katanya.

Lagi pula, lanjutnya, tidak sulit untuk menyiapkan menu sehat bagi anak. Rita menuturkan, menu sehat ini tidak perlu yang mahal dan memakan banyak waktu untuk membuatnya. "Sebetulnya tidak susah. Piring ini tinggal dibagi tiga, nasi, buah sayur, sama lauk pauk. Misalnya lauknya ayam atau lauk pauknya bebas. Asal ada buah sayur," paparnya.

Menurutnya, orang tua sudah paham akan jenis makanan bergizi, sehat, dan murah untuk anak. Hanya saja, kendala waktu sering menjadi alasan untuk memberikan makanan yang lebih cepat saji. "Misalnya cuma oseng-oseng kangkung kan sebentar sebenarnya," katanya.

Selain menjaga keseimbangan nutrisi tubuh anak, program ini juga untuk mencegah stunting yang bisa membahayakan tumbuh kembang anak. Dengan gizi yang cukup, anak diharapkan Kota Bandung akan terbebas dari ancaman stunting.

Selain Beas Beureum, program pencegahan stunting ini juga dirangkai dengan program Rembulan, yakni Remaja Bandung Unggul Tanpa Anemia. Program untuk remaja putri di SMP ini berupa pemberian vitamin zat besi agar remaja putri terhindar dari anemia. "Mereka ini kan calon ibu hamil, jadi harus sehat, sehingga anaknya nanti juga sehat," jelasnya. (*)

Inilah koran / ghi

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 05:30 WIB

    Ingat, Milenial Harus Tertib Berlalu Lintas

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 05:01 WIB

    Yana Gandeng Pemuda di Program Sister City

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 04:30 WIB

    Oded Bertekad Tekan Angka Pengangguran

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 04:00 WIB

    Peringati Harkonas Bandung Lahirkan Kang Ujang

  • Senin, 18 Maret 2019 | 03:16 WIB

    Duta Genre Harus jadi Teladan

  • Senin, 18 Maret 2019 | 02:15 WIB

    Yana Ajak Warga Jaga Taman Kota

  • Sabtu, 16 Maret 2019 | 01:00 WIB

    Inggris Jajaki Kerjasama dengan Kota Bandung

  • Sabtu, 16 Maret 2019 | 00:30 WIB

    Empat Rumah Sakit Kota Bandung Tak Layani BPJS

  • Jumat, 15 Maret 2019 | 00:00 WIB

    Rayakan Hari Jadi Diskar Kota Bandung Unjuk Kebolehan