Sambut 500 CPNS, Mendes: Kawal Pembangunan Indonesia dari Pinggiran

Sambut 500 CPNS, Mendes: Kawal Pembangunan Indonesia dari Pinggiran

Selasa, 12 Maret 2019 | 17:50 WIB
INILAH, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo memberikan arahan kepada 500 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kemendes PDTT. 

Keseluruhan calon abdi negara ini diperoleh Kemendes PDTT dari Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Administrasi Negara (PKN-STAN) dan seleksi CPNS yang diselenggarakan serentak pada tahun 2018 silam.

Dalam arahannya kepada 500 CPNS Eko menekankan pentingnya peran Kemendes PDTT dalam mengawal pelaksanaan Nawacita ketiga yakni membangun Indonesia dari kawasan pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Selain itu, Eko juga mengingatkan kepada mereka bahwa Kemendes PDTT memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan yang tercantum pada Perpres no 12 tahun 2015 tentang Kemendes PDTT. Selain itu juga punya mandat untuk menjalankan UU no. 6 tahun 2014.

“Saya mengajak kalian untuk meningkatkan kapasitas, memegang teguh peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta siap menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman,” kata Eko saat memberikan arahan dalam pembukaan orientasi CPNS Kemendes PDTT yang turut dihadiri oleh seluruh pejabat eselon I di lingkup Kemendes PDTT, Jakarta, Selasa (12/03/2019).

Eko juga mengingatkan terkait program dana desa yang setiap tahunnya tidak pernah mengalami penurunan. Pada 2015 sebesar Rp20,67 triliun, meningkat pada 2016 menjadi Rp46,89 triliun, lalu meningkat lagi menjadi Rp60 triliun pada 2017 dan 2018, serta pada 2019 meningkat lagi menjadi Rp70 triliun. 

“Selama empat tahun banyak capaian dari dana desa untuk menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mastarakat desa. Diharapkan CPNS mampu berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui pengabdian kepada masyarakat, mengedepankan budi pekerti, etika dan profesionalisme,” katanya.

Dana desa juga sukses meraih prestasi dari penyerapan. Pada tahun 2015 dana desa tercatat bahwa dana desa yang terserap hanya mencapai 82%. Namun torehan itu berhasil melonjak pada tahun 2018 kemarin dengan capaian penyerapan sebesar 99%.

Bukan itu saja, dana desa juga berhasil membukukan sejarah baru yaitu pembangunan infrastruktur di kawasan perdesaan secara masif.

Daulat Fajar Yanuar / ing

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 18 Maret 2019 | 20:40 WIB

    Sistem Keuangan Desa Permudah Pembukuan Dana Desa

  • Senin, 18 Maret 2019 | 05:00 WIB

    Inovasi Kunci Keberhasilan Ekonomi Desa

  • Senin, 18 Maret 2019 | 04:16 WIB

    Kemendes PDTT Sosialisasikan BUMDes Lewat Fun Bike

  • Sabtu, 16 Maret 2019 | 03:00 WIB

    Mendes PDTT Apresiasi Musrenbang Kabupaten Lebong

  • Kamis, 14 Maret 2019 | 17:50 WIB

    Maksimalkan Dana Desa untuk BUMDes

  • Kamis, 14 Maret 2019 | 17:30 WIB

    Mendes PDTT Resmikan Sport Center dari Dana Desa

  • Senin, 11 Maret 2019 | 18:45 WIB

    Desa Pariwisata akan Digenjot di Kawasan Transmigrasi