Sudah 44 Tahun Tak Ada Kasus Rabies di Purwakarta

Sudah 44 Tahun Tak Ada Kasus Rabies di Purwakarta

Rabu, 13 Maret 2019 | 13:25 WIB
. Foto: Net
INILAH, Purwakarta - Penyakit mematikan yang ditularkan hewan ke manusia menjadi momok menakutkan di beberapa daerah, tak terkecuali di Kabupaten Purwakarta. Sebut saja di antaranya penyakit rabies, yang ditularkan melalui gigitan anjing.

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta mulai mewaspadai munculnya kasus penyakit tersebut. Kendati sampai saat ini belum ada laporan warga terinfeksi rabies. 

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta Sri Wuryasturati memastikan jika wilayahnya sudah terbebas dari rabies. Kasus rabies terakhir terjadi pada 1975 lalu.

"Sudah 44 tahun ini tak terdengar lagi kasus rabies. Meski demikian, kami akan terus melakukan pengawasan terhadap hewan pembawa rabies (HPR), seperti, anjing, kucing, dan kera," ujar Sri kepada INILAH, Rabu (13/3/2019).

Sri menjelaskan, pada 1975, ada seorang pelajar yang suka memelihara kucing. Tiba-tiba, kucing kesayangannya itu menggigitnya. Nyawa pelajar tersebut tak bisa diselamatkan. Setelah diperiksa, kucing itu positif rabies.

Sejak saat itu, pemerintah berupaya untuk terus menghilangkan kasus rabies. Hewan yang membawa penyakit selalu diperiksa dan divaksinasi. Dari sekian banyak hewan, yang cukup potensial pembawa rabies adalah anjing, kucing, dan kera. Ketiga hewan tersebut banyak dipelihara warga.

Asep Mulyana / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 12:36 WIB

    Keren, Purwakarta Punya Sekolah Bertema Kesundaan

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 03:00 WIB

    Polres Garut Tangkap Perampas Mobil Kredit

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 19:49 WIB

    Dorong UMKM, PWI Jabar Gelar Seminar Ekonomi Digital

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 15:05 WIB

    Layak Ditunggu Festival Manggis Purwakarta

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 13:00 WIB

    Saan: Perluas Akses Pendidikan untuk Warga Miskin