Liverpool Singkirkan Bayern, tapi Kok Frustrasi Klopp?

Liverpool Singkirkan Bayern, tapi Kok Frustrasi Klopp?

Kamis, 14 Maret 2019 | 06:15 WIB
Jurgen Klopp merasa frustrasi meskipun Liverpool lolos ke perempatfinal Liga champions. NET
INILAH, Munich- Liverpool menyingkirkan Bayern Muenchen setelah menang 3-1 di Allianz Arena, Kamis (14/3) dini hari WIB. Tapi, sang manajer Jurgen Klopp malah frustrasi. Lho?

Liverpool menang berkat gol-gol Sadio Mane (2) serta Virgil van Dijk. Mereka pun lolos dengan agregat 3-1, setelah laga pertama di Anfield, dua pekan lalu berakhir imbang tanpa gol.

Klopp tak sepenuhnya gembira dengan hasil ini. Ada dua hal yang membuatnya benar-benar frustrasi. Yang pertama, cedera Jordan Handerson pada menit ke-12.

Sang kapten mengalami benturan dengan James Rodriguez sehingga pergelangan kakinya mengalami masalah. Dia pun harus ditarik keluar.

"Jordan Henderson memutar pergelangan kakinya. Mudah-mudahan itu tidak terlalu serius. Melakukan perubahan awal tidak pernah merupakan saat yang tepat," ujar Klopp dilansir Mirror.

Hal kedua yang bikin Klopp Frustrasi, adalah kartu kuning bek kiri Andy Robertson. Dia melakukan pelanggaran yang tak perlu terhadap Leon Goretzka. Alhasil, Robertson dipastikan absen pada leg pertama perempatfinal nanti.

Klopp berkata: "Itu konyol tapi dia (Robertson) masih muda. Kita seharusnya tidak khawatir tentang hal-hal seperti itu."

Klopp tetap memuji penampilan Liverpool. Dia mengaku terkesan dengan proses gol pertama yang dicetak Sadio Mane.

"Gol pertama, saya ingin menontonnya kembali sebanyak 1.000 kali! Bertahan sangat bagus. Kami tidak mempertahankan cara yang biasanya kami lakukan dalam pertandingan tandang Liga Champions tetapi hari ini kami melakukan," pungkasnya.

Inilah koran / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 10:00 WIB

    Indonesia Pede Ladeni Denmark dan Inggris

  • Rabu, 20 Maret 2019 | 04:30 WIB

    Preview Jerman vs Serbia: Era Baru Dimulai!

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 19:15 WIB

    Solskjaer Geram, Bak Menarik Petir dari Langit