Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara, 32 Orang Lipat 60 Rim Per Hari

Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara, 32 Orang Lipat 60 Rim Per Hari

Kamis, 14 Maret 2019 | 16:30 WIB
. Foto: Dani R Nugraha
INILAH, Bandung - Hingga kini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung masih melakukan pelipatan surat suara. Pelipatan dan penyortiran surat suara ini melibatkan warga sekitar gudang logistik KPU di Jalan Raya Gandasari Kecamatan Katapang.

Suhaemi (38) waega Kampung Junti Girang, Desa Banyusari, Kecamatan Katapang, begitu cekatan saat melipat surat suara pemilihan umum (pemilu) 2019 bersama rekan-rekannya. Bersama 31 orang rekannya sesama warga Desa Banyusari, mereka berbagi tugas untuk menyelesaikan penyortiran hingga pelipatan. Suhaemi bertugas menipiskan surat suara yang sudah dilipat sebelumnya menggunakan pipa kecil untuk menekan surat suara agar lebih padat.

"Kerja menyortir dan melipat disini baru tiga hari. Tahu ada pekerjaan disini diajak sama salah seorang perangkat Desa Banyusari. Saya senang bisa ikut kerja disini," kata Suhaemi, Kamis (14/3/2019).

Dia menuturkan, dengan adanya pekerjaan menyortir dan melipat ini menjadi kegiatan lain yang menghasilkan. Dengan bekerja di tempat itu, bisa mengisi waktu dan mendapat tambahan penghasilan.

"Lumayan untuk mengisi waktu dan juga dapur jadi ngebul. Dari pada seharian bengong di rumah enggak ada kerjaan, yah lebih baik ikut kerja," ujarnya.

Suhaemi melanjutkan,  pekerjaan melipat surat suara pun menjadi ajang hiburan bagi dirinya. Terlebih ia melipat tidak sendiri namun dengan ibu-ibu yang lainnya. Sehingga pekerjaaannya menjadi lebih mudah dan tidak terasa.

"Senang juga disini banyak teman teman kerja. Daripada ngegosip, ada tambahan pemasukan. Di rumah juga bosen," ujarnya.

Dirinya mengaku jumlah orang di timnya sebanyak 32 orang yang memiliki tugas berbeda-beda. Dalam sehari, tim itu harus mengerjakan sebanyak 60 dus surat suara. Setiap dus itu berisi 500 lembar.

Pengawas logistik KPU Kabupaten Bandung Dedi Darsono mengatakaan beberapa gudang logistik KPU yang melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara sudah selesai. Sementara di gudang Kampung Sawah masih berjalan karena sisa dari logistik yang berada di Gudang Junti. 

"Penyortiran dan pelipatan surat suara di Gudang Solokan Jeruk beres, dapil 3, 4 dan 5. Di Gudang Citaliktik beres untuk dapil 6. Gudang Kampung Sawah udah beres dapil 1 dan 7. Gudang Junti gak bisa dipakai jadi dpindahkan ke Kampung Sawah untuk dapil 2," katanya.

Menurutnya, penyortiran dan pelipatan surat suara dilakukan untuk empat jenis surat suara yaitu DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten dan DPD RI. Sementara surat suara pemilihan presiden direncanakan datang Sabtu (16/3/2019) mendatang. 

"Warga yang menyortir dan melipat surat suara dibayar Rp100 per lembar. Proses penyortiran dan pelipatan diawasi Panwaslu, Bawaslu, dan aparat kepolisian," ujarnya.

Ia mengatakan, tahapan pertama penyortiran surat suara yang tersimpan dalam bungkus dibuka dan disortir. Kemudian dilipat dan dilakukan pengepakan. Menurutnya, proses penyortiran dan pelipatan surat suara sudah dilakukan sejak awal Maret.

"Dilihat, ada yang cacat atau gak nanti dipisahkan, baru dilipat terus proses pengepakan. Yang rusak disimpan di tempat terpisah," katanya

Dani Rahmat N. / dnr

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 14:15 WIB

    Banjir Surut, Rumah-rumah Warga Rusak

  • Senin, 18 Maret 2019 | 16:55 WIB

    Pemkot Tata Ulang PKL di Monumen Perjuangan