Bersertifikat Halal, Maritex Bidik Pertumbuhan 20 Persen

Bersertifikat Halal, Maritex Bidik Pertumbuhan 20 Persen

Kamis, 14 Maret 2019 | 17:55 WIB
. Foto: Doni Ramdhani
INILAH, Bandung - PT Rajawali Hiyoto melakukan strategi bisnis dan terobosan baru. Produsen cat merek Maritex itu kini mengantongi sertifikat halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk setiap produknya.

“Dengan sertifikat halal ini, kita harapkan bisa meningkatkan pertumbuhan cat Maritex hingga 20% dari tahun sebelumnya,” kata Brand Manager Maritex Yusup Aristiana saat Maritex Halal Certification Announcement di Bandung, Rabu (13/3/2019).

Menurutnya, pelapis dinding bangunan ini membidik pasar menengah ke bawah. Diakuinya, untuk industri cat di Tanah Air itu pasar middle-low itu terbilang paling gemuk.

Selain itu, target tersebut terbilang realistis. Lantaran, penduduk Indonesia mayoritas muslim yang cenderung memperhatikan setiap produk yang digunakan. Hal itu menjadi peluang bisnis yang relatif besar.

“Untuk menunjang pertumbuhan itu, sejauh ini jalur distribusi nasional kita relatif luas. Hampir di setiap daerah ada,” sebutnya.

Yusup menyebutkan, saat ini pihaknya melakukan kegiatan safari Maritex Halal. Sosialisasi itu dilakukan dari masjid ke masjid. Intinya, sosialisasi sertifikasi halal itu agar konsumen merasa aman dan nyaman menggunakan produk cat Maritex. Terlebih, saat ini konsumen relatif kritis dengan produk yang digunakannya. 

Sedangkan, Compliance Committee Head PT Rajawali Hiyoto Wahyu Murbandono menyebutkan setiap produk buatannya sejauh ini dipasarkan melalui empat kanal distribusi. Yakni, toko bangunan tradisional, supermarket bahan bangunan, proyek , dan industri. 

Perusahaan industri manufaktur itu memiliki 17 kantor cabang dan 10 distributor yang tersebar di berbagai wilayah se-Indonesia. Produk cat Maritex yang diproduksi itu mulai dari cat tembok, cat kayu dan besi, cat genteng, wall filler, politur, dan zincromate.

“Dikantonginya sertifikat halal sejak Desember 2018 ini melengkapi sertifikasi Managemen Mutu ISO 9001:2015, sertifikasi Managemen Lingkungan ISO 14001:2015, dan sertifikasi Green Label Singapore,” ucap Wahyu.

Sementara itu, Direktur LPPOM-MUI Lukmanul Hakim menyebutkan sertifikat halal ini merupakan perdana yang dimiliki produsen cat lokal.

“Dengan sertifikat halal ini, menjadi jaminan dari PT Rajawali Hiyoto yang ingin melindungi konsumen muslim di Indonesia,” ujarnya.

Doni Ramdhani / dnr

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 18 Maret 2019 | 21:40 WIB

    BI Lindungi Sistem Pembayaran Konsumen

  • Senin, 18 Maret 2019 | 21:10 WIB

    BIJB dan PT JAS Jalin Kerja Sama Kargo 10 Tahun

  • Senin, 18 Maret 2019 | 20:20 WIB

    Indosat Dukung Pengembangan Ekonomi Masa Depan

  • Minggu, 17 Maret 2019 | 21:00 WIB

    Kemenpar Bidik 2,9 Juta Turis Malaysia

  • Minggu, 17 Maret 2019 | 19:00 WIB

    LPPOM MUI: Produk UMKM Minim Kantongi Sertifikat Halal

  • Minggu, 17 Maret 2019 | 12:50 WIB

    Tekan Impor, Kemenperin Bakal Dirikan 12 Pabrik Gula Baru

  • Jumat, 15 Maret 2019 | 22:00 WIB

    Pos Indonesia Perkuat Platform Digital

  • Jumat, 15 Maret 2019 | 18:15 WIB

    Danamon: Pertumbuhan Kredit Jabar Capai 7,4 Persen