Diduga Mencuri Air, Pengurus KWSC Dipolisikan

Diduga Mencuri Air, Pengurus KWSC Dipolisikan

Minggu, 17 Maret 2019 | 18:00 WIB
. Foto: INILAH/Reza Zurifwan
INILAH, Bogor – PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC) selaku penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kawasan Sentul City sudah melaporkan pengurus Komite Warga Sentul City (KWSC) berinisial JT dan enam orang lainnya ke pihak kepolisian.

JT dan enam orang lainnya dilaporkan ke Polsek Babakan Madang karena diduga telah melakukan pencurian air dari jaringan pipa air yang mengakibatkan PT SGC mengalami kerugian materiil.

"JT merupakan pengurus KWSC. Kami laporkan ke Polsek Babakan Madang karena diduga telah mencuri air dari jaringan pipa air milik kami. Kami pun melaporkan dengan delik perbuatan tidak menyenangkan karena menghasut orang lain untuk melakukan pencurian," ucap Direktur Opersional PT GC Jonni Kawaldi kepada wartawan, Minggu (17/3/2019).

Dia menyatakan, bukti dan saksi kasus pencurian sudah diserahkan ke pihak kepolisian. Namun untuk kasus perbuatan tidak menyenangkan masih mencari saksi dan barang ukti.

"Kami sedang membujuk para saksi untuk mau memberikan keterangan secara jujur," jelasnya.

Mengenai jumlah kerugian, Jonni mengatakan, pihaknya masih menghitung secara cermat. Tindakan pencurian sudah berlangsung selama lebih dari setahun.

“Jelas perbuatan mereka merugikan kami," kata Jonni.

Kapolsek Babakan Madang Kompol Wawan Wahyudin menuturkan, pihaknya sedang mengumpulkan barang bukti dan keterangan para pelaku dan saksi mata.

"Kalau dari barang bukti, keterangan saksi mata dan pelaku sudah kami kumpulkan. Kami tinggal meminta keterangan saksi ahli dari PDAM Tirta Kahuripan dan saksi ahli hukum pidana dari Universitas Indonesia ataupun Universitas Djuanda," katanya.

Dia melanjutkan, akibat dugaan perbuatan pencurian secara ilegal, JT dan enam orang lainnya terancam pasal 362 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

"Ancaman hukumannya penjara masimal 3 tahun," katanya.

Reza Zurifwan / dey

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 24 Maret 2019 | 19:45 WIB

    22 Pejabat Tinggi Kota Bogor Dievaluasi

  • Minggu, 24 Maret 2019 | 18:50 WIB

    Kabupaten Bogor Waswas Cadangan Beras

  • Jumat, 22 Maret 2019 | 23:30 WIB

    Bima Arya Menuju Australia, Ini Agendanya