Sip, 4 Kadis Baru Bima Arya 'Bisa Berlari'

Sip, 4 Kadis Baru Bima Arya 'Bisa Berlari'

Minggu, 17 Maret 2019 | 19:15 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto sudah memilih empat orang ASN untuk Kadis. INILAH/Rizki Mauludi
INILAH, Bogor- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto sudah memilih empat orang aparatur sipil negara (ASN) untuk menduduki empat jabatan tinggi pratama (JPT) atau kepala dinas (kadis). Siapa?

Bima belum bersedia memberikan nama lengkap. Juga tidak meski hanya sekadar inisial. Dia hanya menekankan bahwa kadis yang dia pilih adalah orang yang sehat dan memiliki rekam medis yang baik.

Wali Kota Bogot itu mengatakan, dirinya sudah menyampaikan dan memberikan ke pemerintah pusat. Saat ini tengah dikonsultasikan dan menunggu rekomendasi pemerintah pusat.

“Saya sudah tentukan kadis baru itu. Ini, ini, dan ini. Pokoknya empat orang kadis baru kami kirim dan sekarang menunggu hasilnya,” ungkap Bima kepada INILAH, Minggu (17/3).

Bima melanjutkan, untuk orang yang terpilih, dipastikan tidak muda atau para calon kadis yang akan dilantik ini sudah senior. “Kalau open bidding ini empat orang yang daftar adalah senior semua. Ya nggak mudalah mereka, di atas 40 tahun umurnya,” tambahnya.

Bima menjelaskan, kriteria lainnya, harus bisa berlari dan turun ke lapangan terus-menerus secara rutin. Cek kesehatan kemarin sangat berpengaruh bagi pilihan dirinya terhadap empat orang kadis. 

“Bahkan ada beberapa nama yang tidak dipilih lantaran catatan kesehatannya kurang baik,” jelasnya.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, proses open bidding JPT Pemkot Bogor tidak mengalami kendala. Hanya memang prosesnya cukup panjang. Jadi setelah tiga besar, hasil panitia seleksi (pansel) disampaikan KASN dan di situ apakah diberikan rekomendasi dan sudah sesuai peraturan atau tidaknya.

“Baru kalau dinyatakan sesuai aturan, Wali Kota Bogor dipersilahkan menentukan 
pilihannya. Jadi menentukan dan melantik perintahnya,” ungkap Ade kepada INILAH, Jumat (15/3).

Ade melanjutkan, rekomendasi KASN sudah diterima pihaknya. Dalam rekomendasi disebutkan betul open bidding Kota Bogor sesuai peraturan sehingga tinggal wali kota menentukan dan melantik.

“Segera dipilih. Tiga besar sudah ada. Diperkirakan akhir Maret ini bisa dilantik,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Dani Rahardian mengatakan, soal open bidding hasil sudah dilaporkan ke KASN dan sudah mendapatkan rekomendasi. “Saat ini sedang proses izin dari Kemendagri. Masih proses,” ujarnya. 


Rizki Mauludi / bsf

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 14:30 WIB

    Ade Yasin Ajak Orang Tua Mulai Periksa HP Anak

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 13:50 WIB

    Duel Gladiator Berawal dari Ejekan Banci

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 08:30 WIB

    Setitik Harapan untuk Jalan R3

  • Senin, 18 Maret 2019 | 20:10 WIB

    Lagi Tren Duel Gladiator, Ini Kata Legislator

  • Senin, 18 Maret 2019 | 19:50 WIB

    Bawaslu Kota Bogor Tertibkan Pelanggaran APK

  • Senin, 18 Maret 2019 | 16:40 WIB

    Bima Arya Akan Rombak Total Pejabat Pemkot