JK: Keragaman Modal Persatuan

JK: Keragaman Modal Persatuan

Senin, 18 Maret 2019 | 01:10 WIB
WAKIL Presiden RI, Jusuf Kalla mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Barat agar terus berkomitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Keragaman yang dimiliki menurut JK merupakan modal kuat Indonesia dalam menjaga persatuan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan serangkaian kunjungan ke Kota Bandung. Dalam kunjungan kerjanya, JK juga turut hadir dalam kegiatan Dialog Kebangsaan yang digelar Jenggala Center Jawa Barat di Hotel Horison, Kota Bandung, Minggu (17/3).

Dalam kesempatan tersebut, JK mengajak seluruh elemen di Jawa Barat khususnya Kota Bandung untuk terus berkomitmmen dalam menjaga kondusifitas terutama menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak, Pileg dan Pilpres 2019.

Menurut JK, Jawa Barat khususnya Kota Bandung merupakan daerah yang bisa disebut sebagai miniaturnya Indonesia karena dihuni masyarakat dari berbagai suku dan agama.  Namun keragaman tersebut selama ini telah menjadi sebuah kekuatan besar bagi warga Jabar untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Terbukti dalam setiap penyelenggaraan Pilkada, Jawa Barat senantiasa menjadi contoh dalam hal menjaga kondusifitas serta persatuan dan kesatuan.

"Mari kita terus jaga iklim positif ini. Jawa Barat selama ini telah mampu menjadi teladan. Ini menjadi bukti warga Jabar memiliki kesadaran tinggi dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Yang senantiasa menjaga kerukunan, sikap toleransi tinggi meski terdiri dari berbagai suku dan agama. Inilah yang harus terus kita pertahankan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut JK juga mengapresiasi tingkat partisipasi aktif warga Jabar dalam memberikan hak politiknya. Dia berharap hal itu akan terus menjadi spirit dalam turut serta membangun Indonesia.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum juga menyampaikan pesan yang sama. Menurut Uu, dirinya adalah sosok yang berbeda. Karena itulah dirinya jauh lebih siap untuk bekerjasama. "Jangan biarkan perbedaan-perbedaan yang ada menjadi sebuah halangan untuk bekerjasama. Sebaliknya mereka yang berbeda harus siap untuk bekerjasama," ujarnya.

Pantauan INILAH di lokasi, selain memberikan paparan di hadapan sekitar 1000an tokoh dan masyarakat Jabar, kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan tersebut juga diisi dengan dialog antara Wapres dengan masyarakat yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, sesepuh Jabar, Solihin GP, Ketua Tim Nasional Jenggala, Iskandar Mandji, Ketua Harian Jenggala Nasional, Pieter Watimena, Ketua Umum Perempuan Jenggala, Vicky Kartiwa, serta sejumlah tokoh Jabar lainnya.

Sementara itu, Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penyaluran dana bantuan sosial (bansos) untuk program keluarga harapan (PKH) di Jawa Barat pada 2019 mencapai Rp8 triliun lebih. Sedangkan dana PKH untuk seluruh wilayah di Indonesia pada 2019 mencapai Rp 34 triliun. "Bansos PKH dari 2018 sebesar Rp 19 triliun pada 2019 menjadi Rp 34 triliun. Itu kenaikan, uang luar biasa," ujarnya disela kunjungan ke Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, belum lama ini.

Menurut Agus, dana PKH disalurkan tiga bulan sekali yaitu pada Januari, April, Juli dan Oktober. Sedangkan dana untuk bantuan pangan non tunai (BPNT) dilakukan tiap bulan pada tanggal 25.  "Januari sudah dilakukan tahap I, sudah 99.9 persen disalurkan ke seluruh Indonesia," ujarnya.

Dikatakan Agus, pada tahap pertama Januari lalu, Jawa Barat mendapatkan dana PKH sebesar Rp 2 triliun lebih. Menurutnya, jika penyaluranny dikalikan empat maka mencapai Rp 8 triliun. "Keluarga penerima manfaat (KPM) di Jawa Barat banyak populasi dan penduduk.*

Ghiok Riswoto / ghi

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 14:45 WIB

    KPK Akan Panggil Menteri Agama Lukman Hakim

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 13:20 WIB

    Janji Libur Selama Puasa, Sandiaga Uno Tiru Gus Dur

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 11:22 WIB

    Ketika Emak-emak Nyumbang Rp500 Ribu ke Sandiaga

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 11:20 WIB

    Pembajak Truk Tangki Pertamina Diringkus

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 10:35 WIB

    Harapan Ratna Sarumpaet di Sidang Putusan Sela

  • Selasa, 19 Maret 2019 | 10:00 WIB

    Lagi, Sandi Tegaskan Akan Perjuangkan Nasib Guru