Pakar: Sayang Uu Tidak Hadir Sidang, Padahal Ini Momennya

Pakar: Sayang Uu Tidak Hadir Sidang, Padahal Ini Momennya
INILAH, Bandung- Pakar hukum Agustinus Pohan menyayangkan tidak hadirnya Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum sebagai saksi. Padahal itu sebagai momen membersihkan nama baiknya.
 
Seperti diketahui, kasus dugaan penyelewengan dana bansos Kabupaten Tasikmalaya menjerat sembilan orang terdakwa, salah satunya Sekda Tasimlaya Abdul Kodir. Telah dua kali majelis mengeluarkan penetapan pemanggilan Uu sebagai saksi, dua kali pula Uu mangkir di persidangan.
 
”Pertama saya sangat menyesalkan sikap beliau. Seharusnya bisa hadir, apalagi hakim telah mengeluarkan penetapan,” katanya saat dihubungi INILAH, Senin (18/3/2019).
 
Menurutnya, seharusnya jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebagai pejabat negara setelah menerima penetapan hakim untuk menghadiri persidangan, Uu bisa menepatinya. Apalagi namanya disebut-sebut di persidangan.
 
Ia menjelaskan, jika Uu memenuhi panggilan hakim di persidangan, itu merupakan momen baginya untuk meluruskan masalah yang terjadi. Terlebih namanya disebutkan oleh para terdakwa di persidangan.
 
”Fakta di persidangan saya kurang tahu persis. Tapi dengan tidak hadir itu merugikan, karena ada keterangan yang menyebutkan nama beliau (di persidangan),” ujarnya.
 
Disinguung apakah ada kemungkinan jaksa mendalami keterangan saksi di persidanga, Pohan mengaku bukan kemungkinan, tapi mau tidak mau penyidik harus mendalami. Apalagi di persidangan para terdakwa menyebutkan diperintah olehnya.