Warga Purwakarta Dilarang Tebang Pohon Manggis Tua, Alasannya?

Warga Purwakarta Dilarang Tebang Pohon Manggis Tua, Alasannya?
Warga Kabupaten Purwakarta dilarang menebang pohon manggis
INILAH, Purwakarta- Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta, mengeluarkan larangan bagi warga supaya tak menebang pohon Manggis. Apalagi, yang usianya lebih dari 50 tahun. 
 
Keluarnya larangan itu bukan tanpa alasan. Mengingat, Manggis saat ini menjadi buah primadona khas wilayah itu. Meskipun, popularitasnya belum seperti Sate Maranggi. Karena, gaungnya masih kurang terdengar luas di tataran nasional.
 
Kepala Dispangtan Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan menuturkan, pohon manggis yang sudah tua itu masuk dalam kategori plasma nutfah. Sehingga, keberadaannya harus dilestarikan.
 
"Makanya, kami mengeluarkan larangan. Supaya, keberadaan pohon manggis bisa dilestarikan," ujar Agus kepada INILAH, Senin (25/3/2019).
 
Agus menjelaskan, saat ini mayoritas pohon manggis dii empat kecamatan yang menjadi sentra perkebunannya itu, usianya di atas 10 tahun.
 
Bahkan, banyak pohon yang usianya 70 tahun. Dia berharap, pohon yang sudah tua itu jangan sampai punah. Tapi, harus dilestarikan dan menjadi plasma nutfah.
 
"Pohon manggis yang usianya tua, itu masih produktif. Bahkan, sudah jadi varietas yang tersertifikasi oleh Kementerian Pertanian," tegas dia.
 
Agus menjelaskan, Pohon manggis Purwakarta ini masuk dalam varietas Wanayasa. Serta, sudah terdaftar secara resmi di Kementan. Karena itu, keberadaannya harus dilestarikan. Salah satunya, dengan tidak menebang pohon manggis yang tua ini.
 
"Saat ini, jumlah pohon induk yang berusia 75 tahun dan tersertifikasi serta teregistrasi ini mencapai 25 pohon. Pohon tersebut, tersebar di kecamatan sentra manggis. Seperti, Wanayasa, Bojong serta Kiarapedes," tambah dia.
 
Adapun untuk meningkatkan produktifitas dari pohon yang sudah tua itu, lanjut Agus, perlu perlakuan khusus. Seperti, perbaikan pemupukan. Supaya, tanah di lahan perkebunan  itu kembali subur. Serta, perlakuan tanaman terhadap hama.
 
Dia menambahkan, ada tiga jenis gangguan (hama) yang sering menyerang buah manggis. Yaitu, getah kuning. Biasanya, buah yang terkena getah kuning ini akibat dari sistem pengairan yang kurang baik. Selain getah kuning, hama lainnya yaitu warna kulit buah yang burik. Serta, semut.
 
"Tiga gangguan ini, yang paling banyak memengaruhi kualitas buah manggis," pungkasnya.