Alhamdulillah, Jembatan Ambruk di Nangkelan Ciwidey Segera Diperbaiki

Alhamdulillah, Jembatan Ambruk di Nangkelan Ciwidey Segera Diperbaiki
Jembatan yang ambruk di Nangkelan, Ciwidey, akan segera diperbaiki
INILAH,Bandung- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung, akan segera memperbaiki jembatan di Kampung/Desa Nengkelan Kecamatan Ciwidey yang ambruk, Senin (25/3/2019) pagi WIB.
 
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan Dinas PUTR Kabupaten Bandung Edi Purwito mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan langsung mengecek ke lokasi kejadian. Tak hanya itu saja, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Bidang Perencanaan Dinas PUTR, untuk menghitung berapa anggaran biaya yang dibutuhkan.
 
"Kalau dilihat itu tidak bisa perbaikan kecil, kalau fondasi seperti itu harus dilakukan rehab total. Setelah itu kita lihat dulu anggarannya dari mana,  kita lihat ada beberapa paket (pekerjaan) disana, bisa enggak kita share atau kita bagi ke jembatan itu," kata Edi di Soreang, Senin (25/3/2019).
 
Dari hasil perhitungan Dinas PUTR perkiraan biaya perbaikan untuk rehab total jembatan tersebut akan mencapai sekitar Rp 400-500 juta. Anggaran tersebut untuk perbaikan lebar jalan 8 meter dan panjang 10 meter serta ketinggian mencapai 5 meter dari dasar sungai. Serta bangunan pelengkap jembatan seperti sayap jembatan dan lain sebagainya. 
 
"Diusahakan tahun ini dianggarkan di ABT (anggaran biaya tambahan) atau anggaran perubahan. Di Oktober pelaksanaannya, harus tahun ini selesai kalau sudah masuk perubahan," katanya.
 
Edi melanjutkan, proyek pengerjaan perbaikan rehab total sendiri paling lama akan dikerjakan dalam waktu 4 bulan. Hingga aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga tidak akan terganggu lagi.
 
"Untuk sementara memang kami tutup. Untuk beraktivitas warga bisa memanfaatkan jalan alternatif kurang lebih 2 kilometer sampai jembatan ini diperbaiki," ujarnya.
 
Edi menjelaskan,  konstruksi bangunan Jembatan Nengkelan memang sudah lama dibangun. Hingga konstruksi sudah tua dan sudah memasuki masa perbaikan rehab total.
 
"Kelihatannya karena spooring habis hingga air masuk ke bagian bawah. Beberapa tahun lalu pernah ada penyelimutan beton tapi masihnya tidak tahan juga," ujarnya.
 
Sebelumnya diberitakan, jembatan penghubung antar Desa Sukawening dan Desa Nengkelan di Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung ambruk sekitar pukul 08.15,
Senin (25/3). Air yang terus mengikis bagian bawah jembatan, sebagai penyebab rubuhnya jembatan tersebut.
 
Kapolsek Ciwidey, AKP Ivan Taufiq mengatakan, kerusakan jembatan yang ambruk berada di kedua bagian sisi jembatan. Atau yang menghubungkan ke badan jalan. 
 
Kata dia, panjang jembatan yang ambruk tersebut mencapai 10 meter dengan lebar mencapai 8 meter. Akibatnya, pengendara motor dan mobil serta pejalan kaki dari kedua desa tidak bisa melintas.