Bupati Bogor Minta Pemerintahan Desa Memaksimalkan Potensi

Bupati Bogor Minta Pemerintahan Desa Memaksimalkan Potensi
INILAH, Bogor - Di Kabupaten Bogor, secara keseluruhan terdapat 416 desa. Dari total tersebut, hanya 280 desa yang memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Lebih detil, dari seluruh BUMDes itu baru 183 BUMDes yang dinyatakan aktif sementara. 
 
Bahkan, berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor menunjukkan dari 183 BUMDes aktif itu hanya 2 BUMDes yang berkategori maju. Sisanya, 22 BUMDes berkategori berkembang dan 165 Desa berkategori dasar.
 
Melihat fakta tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin mengimbau pada tahun ini jajaran pemerintahan desa bisa memaksimalkan potensi di wilayahnya masing-masing. Hal itu berguna untuk proses pembangunan dan perkembangan desa. Ini pun sesuai dengan program Panca Karsa terutama Smart Village yang dicanangkan.
 
"Keberadaan BUMDes ini penting karena kita ingin membangun kabupaten ini dari desa dengan memaksimalkan potensi yang ada dan berkelanjutan. Saya selalu meminta BUMDes yang bergerak di bidang pariwisata untuk bisa mengemas karena kita memiliki potensi objek wisata yang banyak," kata Ade usai seminar dan temu bisnis BUMDes di Gedung Tegar Beriman, Selasa (26/3/2019).
 
Menurutnya, untuk wilayah desa yang tidak memiliki objek wisata silakan membentuk BUMDes di sektor lain. Seperti perikanan, peternakan, pasar, pengelolaan air, dan lainnya.
 
"Desa yang tidak memiliki objek wisata silakan membentuk BUMDes sektor lain asalkan memberikan keuntungan kepada masyarakat desa. Dan yang paling penting, tidak merusak alam maupun lingkungan sekitar," ucapnya.
 
Ade pun meminta DPMD tidak hanya mengurus pencairan dana desa atau alokasi dana desa saja. Namun, mereka diharapkan bisa membantu pemerintah desa memaksimalkan potensinya.
 
"DPMD harus membantu pemerintah desa memaksimalkan potensinya. Seperti pasar desa di Bojonggede dan Gunung Putri yang menjadi percontohan di tingkat Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Selain itu, agar BUMDes maju itu saya menyarankan agar BUMDes dipimpin orang yang profesional di bidangnya. Bukan hanya karena dekat dengan kepala desa atau camat," tegasnya.
 
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Bogor Deni Ardiyana menuturkan untuk memaksimalkan potensi desa ersebut dalam waktu dekat pihaknya akan menyusun dokumen strategi percepatan perkembangan BUMDes.
 
"Sesuai arahan, kami akan membentuk tim yang terdiri dari akademisi, tenaga ahli, dan praktisi untuk menyusun dokumen strategi percepatan perkembangan BUMDes. Tim ini bersama Forum BUMDes dan 24 lembaga lainnya akan membantu pemerintah desa usaha apa yang cocok di desa bersangkutan agar BUMDes desa tersebut masuk kategori maju," tutur Deni.