Akui Berbohong, tapi Ratna Klaim Tak Sebar Hoax

Akui Berbohong, tapi Ratna Klaim Tak Sebar Hoax
Ilustrasi

INILAH, Jakarta - Terdakwa kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet mengakui telah membuat kesalahan dengan menyebut telah dianiaya yang padahal luka lebam itu hasil operasi plastik.

 

Namun, Ratna membantah tak menyebarkan hoax. "Saya sudah minta maaf, jadi nggak ada kaitannya lagi. Aku sudah mengakui kebohongan," kata Ratna Sarumpaet usai menjalani sidang di PN Jaksel, Selasa (26/3/2019).

Ratna tak menyanggah soal sejumlah fakta yang diungkap dalam persidangan dari saksi penyidik Polda Metro Jaya dan pihak RS Bedah Bina Estetika Menteng, Jakarta Pusat. Meski begitu, Ratna tetap mengklaim tak menyebarkan hoax.

"Aku nggak nyebarin hoax loh," ucapnya.

Dalam sidang kali ini, Jaksa menghadirkan saksi dari penyidik Polda Metro Jaya dan dokter di RS tersebut. Saksi dari kepolisian membeberkan awal mula bisa mengungkap hoax tersebut.

Sementara dari pihak dokter RS tersebut dicecar soal kehadiran Ratna melakukan operasi plastik dan prosedurnya.

Ratna Sarumpaet didakwa membuat keonaran dengan menyebarkan kabar hoax penganiayaan. Ratna disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang diklaim akibat penganiayaan.

Ratna Sarumpaet didakwa dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 UU No 19 Tahun 2016 tentang ITE. (inilah.com)