• Headline

    Kota Bandung Bangun Kampung Wisata di 30 Kecamatan

    Oleh : Yogo Triastopo14 September 2017 14:18
    INILAH, Bandung - Menteri Pariwisata (Menpar) Arif Yahya telah menunjuk Kota Bandung menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata. Peluncuran branding baru 10 destinasi wisata tersebut, di launching pada pertengahan Juni 2017.

    Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, peluncuran branding baru 10 destinasi wisata itu, tak lain agar terciptanya sinergitas antara pusat dan daerah dalam mempromosikan pariwisata di Indonesia.

    Kota Bandung, disampaikan dia, turut mendukung dan mengapresiasi langkah Kementrian Pariwisata RI dengan terus menguatkan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Kota Kembang.

    "Program-program dengan Disbudpar ini terus kita lakukan, karena Kota Bandung ini sesungguhnya memiliki potensi luar biasa. Masalahnya bagaimana kita bisa menggali, memberdayakan destinasi ini," kata Oded di el Royale Hotel, Kamis (14/9/2017).

    Salah satu upaya yang akan dilakukan Kota Bandung, disebut dia, adalah membangun kampung-kampung wisata di setiap kecamatan. Upaya tersebut, diharapkan bisa meningkatkan jumlah wisata dan ekonomi.

    "Insya Allah, ke depan kita akan membuat 30 kampung wisata yang didalamnya termasuk industri kreatif. Karena saya menilai yang kurang di Bandung itu, belum adanya pusat oleh-oleh seperti di tempat lain," ucapnya.

    Selain kampung wisata, disampaikan Oded bahwa Kota Bandung juga terkenal sebagai kota jasa yang juga banyak menyediakan wisata hiburan dan Mice Incentives Coventions and Exhibitions (MICE).

    Kota Bandung ditambahkan dia telah memiliki 10 museum, 280 tempat hiburan, 600 bangunan cagar budaya, 1200 kafe dan restoran serta 20 taman kota tematik yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

    "Kita bersyukur karena berbagai upaya tersebut telah membuahkan hasil signifikan. Angka kunjungan wisata tahun 2016 telah mencapai 6,9 juta wisatawan dari target 5,6 juta wisatawan," ujar dia.

    Kepala Bidang Departemen Pemasaran Disparbud Provinsi Jawa Barat Iwan Darmawan mengatakan, setelah Stunning Bandung ditetapkan sebagai branding, baik pemerintah pusat dan daerah tinggal merancang proses promosi.

    "Pekerjaan selanjutnya adalah bagaimana mengenakan itu ke pasar dengan diyakini bahwa branding pariwisata itu sudah terdukung oleh 3A yaitu Akses, Amenitas dan Atraksi," kata Iwan.

    Pihaknya pun mendorong agar konsep Pentahelix dapat diketengahkan supaya langkah promosi pariwisata bisa berjalan secara berkelanjutan. "Konsep Pentahelix perlu disusun, diterjemahkan peran dan fungsi untuk meraih pasar," ucapnya. [jek]