• Kembangkan Program, Kota Bandung Teken Mou Dengan Lima Kota/Kabupaten

    Oleh : Yogo Triastopo21 September 2017 14:35
    INILAH, Bandung - Lima kabupaten melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kota Bandung untuk bersama-sama menerapkan dan mengembangkan program.

    Ke lima kabupaten tersebut adalah Kabupaten Pinrang (Sulawesi Selatan), Kabupaten Kolaka (Sulawesi Tenggara), Kabupaten Bungo (Jambi), Kabupaten Gianyar (Bali) dan Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat).

    Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, Kota Bandung dipilih sebagai kota percontohan penandatangan kerjasama lantaran dianggap paling maju dalam hal teknologi oleh pemerintah pusat.

    "Kita ada lima kerjasama di lima sektor. Tapi pada intinya kita menghibahkan puluhan software smart city untuk mereformasi birokrasi. Ditambah, KPK telah mengultimatum kepada seluruh kota/kabupaten mengcopy salah satu software untuk bansos dan hibah," kata Ridwan.

    Dijelaskan dia, MoU perlu dilakukan untuk kemajuan bersama kota/kabupaten di Indonesia. Total kota/kabupaten yang telah mengadopsi kecanggihan Kota Bandung, sampai saat ini sudah mencapai 65.

    "Kita tidak merasa rugi, justru investasi ini untuk kemajuan bersama-sama. Biarkan Kota Bandung saja yang sudah berbelanja lebih dari 50 miliar untuk smart city ini, karena kalau mereka bikin lagi itu sangat mahal biayanya," ucapnya.

    Tasikmalaya, dikatakan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sebenarnya telah menerapkan konsep smart city di beberapa bidang pemerintahan. Hanya saja, sistem tersebut baru dilakukan secara manual.

    "Sistem smart city ini sebenarnya sudah kita laksanakan seperti di bidang kesehatan, perizinan, hibah, bansos dan e-kinerja tetapi masih dengan cara manual. Tetapi pada intinya kita sudah sangat siap," kata Uu.

    Dia menambahkan, Tasikmalaya menjadi satu-satunya wilayah di Jawa Barat yang meneken kerjasama tentang hibah dan bansos.

    "Saya sebagai kepala daerah ingin melayani masyarakat dengan baik, prima, mudah, transparan dan akuntabel dan solusinya adalah dengan smart city ini. Kita juga datang kesini sesuai dengan arahan dari KPK dan pemerintah pusat," ucapnya.[jek]