• Headline

    Pejabat Kota Bandung Ziarah Ke Makam Leluhur

    Oleh : Yogo Triastopo21 September 2017 14:44
    INILAH, Bandung - Ziarah ke makam-makam leluhur pendiri Kota Bandung menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) yang dilakukan rutin pejabat tinggi Kota Bandung setiap tahunnya.

    Hal tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa dan perjuangan para pendiri Kota Bandung.

    Sedikitnya ada empat lokasi yang biasa dikunjungi. Ke empat lokasi itu adalah di Jalan Dalem Kaum, Jalan Karanganyar dan di kawasan Dayeuh Kolot Kabupaten Bandung serta di wilayah Kabupaten Garut.

    Di tahun ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial melakukan ziarah ke lokasi makam di Jalan Dalem Kaum dan Jalan Karanganyar. Sedangkan agenda di Dayeuh Kolot dilakukan rombongan ziarah perwakilan SKPD.

    Sementara makam Bupati Bandung yang terletak di wilayah Kabupaten Garut, terpaksa tidak diziarahi. Sebanya, terkendala dengan perbaikan jalan di jalur menuju lokasi. Sehingga rombongan pun urung melaksanakannya.

    Berawal dari Pendopo, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta Jajaran berjalan kaki melewati Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat menuju makam Rd. Adipati Wiranatakusumah II di Jalan Dalem Kaum.

    Setiba di lokasi, Ridwan berpesan agar senantiasa mengingat jasa-jasa yang ditorehkan para pendiri Bandung. Karena dia menilai, Kota Bandung ada lantaran adanya kerja keras dari para pendahulunya.

    Dia pun lantas memanjakan doa untuk arwah para leluhur dan melakukan tabur bunga. Setelah melaksanakan tabur bunga, wali dan wakil wali kota lantas menyerahkan sembako kepada para penjaga makam.

    Rombongan lalu melanjutkan perjalannya menuju makam para Bupati Bandung yang terletak di Jalan Karanganyar. Sesi doa dan tabur bunga, juga dilakukan wali dan wali kota di tempat tersebut.

    Makam di Jalan Karanganyar merupakan makam Bupati Bandung pertama Rd. Tumenggung Wira Angun-angun. Disini juga terbaring jasad Pahlawan Nasional yakni Rd. Dewi Sartika tokoh perintis pendidikan bagi kaum wanita.

    Seusai berziarah, wali dan wakil wali kota kembali melanjutkan agenda kedinasan. Sementara rombongan ziarah bertolak ke Dayeuh Kolot tempat Bupati Bandung kedua Rd. Ardikusumah dan Rd. Tumenggung Anggadireja I.

    Seperti diketahui, HJKB jatuh pada 25 September setiap tahunnya. Pada tanggal tersebut, merupakan penetapan berpindahnya Ibu Kota Bandung dari Dayeuh Kolot ke Alun-alun saat ini oleh Pemerintahan Hindia Belanda.

    Memperingati peristiwa tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di setiap tahunnya menggelar berbagai kegiatan meriah berupa acara-acara festival. [jek]