• Headline

    Lestarikan Seni Budaya Disbudpar Kota Bandung Gelar Pasanggiri Jaipongan

    Oleh : Ghiok Riswoto02 April 2018 07:05
    INILAH, Bandung- Jaipongan Merupakan warisan budaya sunda yang lekat dengan masyarakat. Untuk melestarikannya, secara berkala Disbudpar Kota Bandung pun menggelar kegiatan bertajuk Pasanggiri Jaipongan.

    Ruang Pameran Lucky Square Mall Entertainment dan Convention Hall, Minggu (1/4) tampak beda dari biasanya. Hentakan kendang dan tepuk tangan pengunjung pun terdengar riuh seakan saling bersahuatan dengan irama jaipongan.

    Ruang pamer Lucky Square memang berbeda dari biasanya. Kegiatan Pasanggiri Jaipongan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung mampu menarik perhatian pengunjung. Tak hanya pengunjung, jumlah peserta Pasanggiri Jaipongan bertajuk Bintang Idola 2018 ini pun mendapat antusias dari peserta.

    Terbukti, sebanyak 14 sanggar turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Terlebih tak hanya melibatkan sanggar-sanggar yang ada, kegiatan yang juga menjadi ajang pencarian bakat ini bibit-bibit jaipongan tingkat sekolah dasar ini juga menyertakan dua kategori yakni kategori tunggal dan rampak umum.

    Ketua Panitia Penyelenggara, Dadan Sukanda dari RF Event Promotion mengungkapkan, Pasanggiri Jaipongan merupakan kalender event Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang digelar rutin setiap tahun.

    Tujuannya tak lain selain mencari bibit-bibit berkualitas penari-penari jaipongan, kegiatan juga merupakan langkah nyata untuk melestarikan budaya. "Kegiatan ini memang sudah rutin digelar setiap tahun. Semoga dengan kegiatan ini maka anak-anak kita akan mengenal seni dan budaya sunda khususnya jaipongan," ungkap Dadan.

    Di tempat yang sama seniman Bandung yang juga kreator acara, Cecep CDS mengungkapkan, kegiatan Pasanggiri Jaipongan merupakan bentuk nyata kepedulian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terhadap pelestarian budaya. Karenanya, sebagai seniman dan juga bagian dari kegiatan tersebut, Cecep mengaku sangat mengapresiasi langkah Disbudpar Kota Bandung ini.

    "Sebagai praktisi seni tentu saja saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini bukan hanya menjadi penghargaan bagi sanggar-sanggar seni yang ada di Kota Bandung tapi juga tolok ukur. Terlebih anak-anak juga mendapatkan benefit berupa sertifikat prestasi yang dapat digunakan ketika akan menempuh jalur pendidikan formal," ujarnya.[jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT