• Headline

    Atasi Banjir Rancaekek, Wabup Bandung Gun Gun: Kami Sudah Berusaha

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha20 Maret 2017 15:44
    •  Share
    INILAH, Soreang- Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan turut prihatin dengan bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Rancaekek serta beberapa kecamatan lainnya di Kabupaten Bandung beberapa hari terakhir ini.

    Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan air Sungai Citarum dan anak-anak sungainya merendam pemukiman warga dan Jalan Raya Bandung-Garut di Rancaekek.

    "Kami menyadari masih banyak kekurangan. Masyarakat sudah jenuh dan kecewa, kami tidak mengelak atau memungkiri adanya banjir di Kabupaten Bandung,"kata Gun Gun di sela meninjau kegiatan pra TMMD di Desa/Kecamatan Arjasari, Senin (20/3/17).

    Namun demikian, kata Gun Gun, saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, telah melakukan pengecekan lapangan dan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan. Apalagi, ada beberapa desa yang ikut terendam banjir.

    Kata dia, selama ini pihaknya bukan tidak ada upaya menyelesaikan urusan banjir di Rancaekek. Tapi karena permasalahannya terus menerus terjadi, sehingga terlihat seperti pihaknya tak melakukan apa-apa. Contohnya, ketika tanggul jebol di Sungai Cikeruh kemudian diperbaiki, namun terdapat tanggul lainnya yang jebol.

    "Kami juga terus berkoodinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan juga pihak Kepolisian. Kami baru sebatas aksi kemanusiaan,"ujarnya.

    Gun Gun mengakui, jika hingga saat ini belum ada penuntasan permasalahan banjir di Rancaekek. Padahal sebelumnya, sudah mengajukan surat kepada provinsi dan pusat untuk rekayasa teknis perbaikan masalah banjir. Upaya penyedotan pun telah dilakukan, namun anak sungai yang penuh akhirnya membuat banjir tetap terjadi. Selain itu mediasi dengan PT Kahatex maupun PT Vonex sudah dilakukan termasuk peringatan pada pabrik bahkan melalui jalur hukum.

    "Sekarang ini yah tinggal keberanian dari Pemerintah pusat terkait rekayasa teknis dan penuntasan permasalahan,"katanya.

    Gun Gun melanjutkan, untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Rancaekek adalah dengan mengembalikan fungsi sungai-sungai yang melintas dari Kabupaten Sumedang ke Kabupaten Bandung kepada ukuran semula.

    Terutama yang melewati pabrik Kahatex dan Vonex yang melintas d ibawah jalan. Namun, seandainya dilakukan pembongkaran, pihaknya tidak bisa melakukan sendirian sebab ruas jalan Rancaekek merupakan milik nasional sehingga harus ada izin pusat.

    Ia mengatakan saat ini belum ada solusi teknis penyelesaian banjir, hanya baru penyedotan saja. "Kabupaten Bandung muara dari anak sungai, koordinasi dengan beberapa pihak Kab/kota sudah dilakukan, tinggal realisasinya yang harus terus dikawal," ujarnya.

    Terkait siapa yang harus disalahkan dalam banjir Rancaekek ia mengatakan bukan hanya PT Kahatex atau PT Vonez namun regulasi dari pusat terkait perbaikan banjir Rancaekek seperti apa yang kemudian diberikan kepada provinsi dan kabupaten.

    Gun Gun berharap agar Pemerintah Kabupaten Sumedang bisa turun mengawasi dan membantu Kabupaten Bandung serta bersinergi supaya penyelesaian sungai lancar. Namun demikian, ia tidak ingin menyalahkan siapapun. Selain itu Kabupaten Bandung tidak memiliki kewenangan untuk merekayasa teknis perbaikan sungai Citarum dan anak sungainya tapi pusat. [ito]


-->