• Wisata Jabar Tetap Ramai Meski Cuaca Ekstrem

    Oleh : Daulat Fajar Yanuar20 Maret 2017 16:22
    •  Share
    INILAH, Bandung - Cuaca ekstrem melanda wilayah Jawa Barat akhir-akhir ini. Hal tersebut berdampak terhadap beberapa sektor krusial termasuk pariwisata yang menjadi andalan pendapat ekonomi.

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat Ida Hernida mengatakan, belakangan terjadi cuaca ekstrem, namun pihaknya belum bisa menentukan apakah berdampak terhadap kedatangan para wisatawan atau tidak.

    "Biasanya sih kalau cuaca ekstrem begini kan yang terdampak wilayah Bandung Raya. Mereka sih tidak datang ke sana, tetapi biasanya beralih ke daerah lain di Jawa Barat," kata Ida kepada wartawan di Bandung, Senin (20/3).

    Ida yakin meskipun cuaca ekstrem kerap terjadi belakangan ini, namun target kunjungan wisatawan baik lokal ataupun mancanegara akan tercapai.

    Ini berdasarkan catatan akumulasi kunjungan wisatawan tahun-tahun sebelumnya yang selalu melebihi target yang dicanangkan sebelumnya.

    "Alhamdulillah di tahun-tahun sebelumnya kami berhasil melebihi pencapaian target meskipun cuaca ekstrem kerap terjadi," ujar Ida.

    Untuk menggaet minat wisatawan berkunjung ke Jawa Barat, kata Ida, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan beberapa terobosan di mana dana promosi yang dialokasikan terbilang terbatas.

    Salah satu terobosan yang dilakukan adalah dengan memberdayakan para blogger untuk mempromosikan potensi yang dimiliki Jawa Barat baik alam, fashion, atau kulinernya yang selama ini menjadi andalan tatar Pasundan.

    "Jadi blogger nanti akan kami ajak berkeliling. Jadi mereka bisa mempromosikan wisata Jawa Barat lewat tulisannya," kata Ida.

    Kedua, Disparbud Jabar akan bekerjasama dengan Telkomsel dalam mempromosikan iklan persuasif kepada masyarakat melalui videotron yang dimiliki penyedia jasa telekomunikasi berplat merah itu.

    "Penayangannya nanti sebulan sebelum liburan sekolah dan sebulan sebelum Hari Raya Idul Fitri," ujar mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat itu.

    Selain itu Disparbud Jabar juga akan bekerjasama dengan orang yang tergabung dalam perkumpulan FamTrip. Mereka terdiri dari profesi yang bekerja di media massa baik cetak ataupun elektronik.

    "Nanti mereka akan membantu menjual film-film dan brosur promosi pariwisata Jawa Barat di mancanegara," ujarnya. [ito]


-->