• Sapol PP Usulkan PKL Diperbolehkan Berdagang di Jalan Ir. Sukarno

    Oleh : Yogo Triastopo19 Mei 2017 17:13
    INILAH, Bandung - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di zona merah boleh bersenang hati. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung saat ini tengah menggulirkan wacana yang berpihak kepada para PKL.

    Di antara wacana itu, adalah soal kebijakan yang memperbolehkan para pedagang pinggir jalan berjualan di lokasi strategis, yakni di Jalan Ir. Sukarno pada H-10 Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

    "Ini baru wacana, kita baru komunikasikan apakah di sana (Ir. Sukarno) bisa. Kita akan izin kepada pak wali dan pihak pengelola," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Dadang Iriana, Jumat (19/5/2017).

    Jalan Ir. Sukarno, disebut dia akan sanggup menampung hingga 450 pedagang. Adapun siapa-siapa saja para pedagang yang nantinya berjualan di sana, adalah mereka yang selama ini beraktivitas di zona merah.

    "Seperti di Dalem Kaum, Kepatihan, Dewi Sartika, Otista itu nanti kita coba arahkan supaya berjualan di Jalan Ir. Sukarno. Nah untuk wilayah lain, kita coba arahkan ke daerah lain asal tidak di zona merah," ucapnya.

    Wacana ini dituturkan Dadang tak lepas dari adanya penawaran dari para pedagang menjelang Hari Raya Lebaran di tahun 2017. Mereka meminta kepada pemerintah untuk memberikan kelonggaran aktivitas.

    "Jalan Ir. Sukarno diharapkan bisa menjadi tempat penampungan sementara. Dan kita akan coba komunikasi dengan pengelola Gedung Palaguna, supaya di sana juga bisa menampung sementara para PKL," ujar dia.

    Terlepas itu, Satpol PP Kota Bandung dikatakan dia sudah melakukan tindakan kepada mereka PKL Mobil. Tanpa menyebut jumlah, penggembokan sudah dilakukan kepada beberapa PKL Mobil.

    "Kita sudah koordinasi dengan Dishub dan kita juga sudah sudah memiliki PPNS untuk melakukan penggembokan. Kalau tempat itu masuk di zona larangan, ya kita tindak dengan menggembok," tandas Dadang. [ito]



meikarta.. the world of ours