• Lestarikan Bahasa Sunda, Emil Resmikan Taman Radio

    Oleh : Yogo Triastopo19 Mei 2017 18:24
    fotografer: Yogo Triastopo
    INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil secara resmi membuka Taman Radio pada, Jumat (19/5/2017). Taman ini, berlokasi di eks Taman Flexi yang berlokasi di Jalan Ir. H Djuanda Kota Bandung.

    Dalam kesempatan, orang nomor satu di Kota Bandung itu meminta jurnalistik radio menggulirkan sebuah program berbahasa Sunda yang jatuh disetiap pekannya pada hari Rabu. Dia ingin bahasa Sunda dilestarikan.

    "Walau satu dua jam dalam seminggu. Kan kalau dilestarikan akan terus awet, sepeti bahasa Bali. Sebaliknya kalau bahasa Sunda dibiarkan, akan punah," kata Ridwan setelah kegiatan peresmian.

    Menurut dia, jumlah media radio di Jawa Barat ada di 100 radio. Kota Bandung sendiri, dituturkan dia memiliki tak lebih dari 50 radio. Dia menilai, media elektronik ini sangat strategis untuk bisa melestarikan bahasa Sunda.

    "Hari Kamis, saya minta untuk siaran dalam bahasa Inggris selain Rebo Nyunda di hari Rabu. Kenapa bahasa Inggris, karena ini menjadi salah satu cara agar warga Bandung kompetitif menguasai bahasa dunia," ucapnya.

    Permintaan Ridwan Kamil agar insan radio menggulirkan program Rebo Nyunda dan Kamis Inggris disetiap pekannya disambut positif presenter ternama M Farhan. Kota Bandung, dirasa perlu mulai melaksanakan program tersebut.

    "Itu sebagai terobosan, apalagi kita sebagai orang Sunda perlu melestarikannya. Sama halnya dengan bahasa Inggris. Lihat Singapura yang mewajibkan warganya untuk berbahasa Inggris," kata Farhan.

    Soal keberadaan Taman Radio sekarang ini, menurutnya tinggal bagaimana insan radio mau memanfaatkannya dengan baik. Dia pribadi, mengaku begitu terbantu dengan hadirnya Taman Radio.

    "Selama ini kan sering bersinggungan dengan perizinan, preman dan persewaan," ucapnya. [jek]