• Headline

    Berangkat Mudik? Matikan Saluran Listrik di Rumah!

    Oleh : Yogo Triastopo19 Juni 2017 19:29
    INILAH, Bandung - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung mengimbau warga untuk lebih waspada saat mudik ke kampung halaman.

    Kepala DKPB Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum warga masyarakat Kota Bandung meninggalkan huniannya dalam waktu cukup lama.

    "Ini penting dilakukan agar warga merasa aman dan nyaman saat melakukan mudik lebaran. Ada beberapa poin penting untuk diperhatikan," kata Ferdi di kantor DPKB Jalan Sukabumi Kota Bandung, Senin (19/6/2017).

    Hal pertama yang harus diperhatikan, dituturkan dia adalah soal instrumen yang berhubungan dengan arus listrik mulai dari AC, TV, Kulkas dan lain sebagainya. Hemat dia, semua steker listrik dinonaktifkan.

    "Cabut semua steker dari terminal, karena sebagian besar kebakaran berasal dari hubungan arus pendek. Untuk lampu penerangan, cukup lampu luar saja yang dinyalakan dan pastikan lampu berkualitas," ucapnya.

    Dari kasus yang ditangani, penyebab bencana kebakaran di Kota Bandung tak jarang terjadi lantaran kebocoran tabung gas. Warga, diminta untuk kembali teliti memeriksa, bahkan, bila perlu, melepas regulator dari tabung gas.

    "Juga melaporkan perjalan mudik dan memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi oleh rukun tetangga. Ini untuk mengantisipasi seandainya terjadi apa-apa dengan rumah yang ditinggalkan," ujar dia.

    Hal terakhir, disebut Ferdi adalah soal kesiapan kondisi kendaraan bagi pemudik yang melakukan perjalanan pribadi. Selain dalam kondisi aman, pemudik diharapkan tidak memaksakan diri saat dihantui kelelahan.

    "Ini memang di luar konteks kita, tetapi tetap berhubungan dengan bencana. Kita imbau juga untuk tidak berhenti di bawah pohon dan di area rawan banjir cileuncang," tandasnya.

    Bagi warga masyarakat yang membutuhkan pertolongan, DKPB Kota Bandung sudah menyiapkan nomor telepon darurat di 022-113 atau di nomor 08112000113. Bagi pengguna android, bisa menggunakan aplikasi 113. [jek]