• Korsel Tawari Jabar Pengolahan Limbah Komunal

    Oleh : Dea Andriyawan18 Juli 2017 16:29
    INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat ditawari Pemerintah Korea Selatan kerja sama dalam Pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Komunal untuk pelaku industri di Provinsi Jawa Barat. Selama ini tidak semua pelaku industri di Jawa Barat memiliki IPAL.

    "Beberapa waktu lalu Korea (Selatan) menawarkan pembangunan ipal ke kita karena tidak setiap perusahaan memiliki pengelolaan limbah, lebih baik ada satu perusahaan untuk pengelolaan air limbahnya," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar usai menemui perwakilan Rotary Club, di Gedung Sate Bandung, Selasa (18/7/2017).

    Wakil Gubernur Jawa Barat mengakui, permasalahan IPAL memang menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaku industri khususnya di Kabupaten Bandung, yang diperparah dengan lokasi pabrik yang bercecer sehingga sulit untuk dilakukan penataan.

    "Makanya harus ada kawasan industri terpadu di Bandung Raya agar pengelolaan limbah cairnya bisa dilakukan secara bersama atau ipal komunal bersama-sama," kata dia.

    Ia pun mengusulkan ide yang lebih ekstrim untuk mempermudah mengurai permasalahan limbah industri di Bandung Raya, yakni dengan memindahkan seluruh pabrik ke kawasan Rancaekek.

    "Dalam jangka panjang memungkinkan (memindahkan kawasan industri Bandung Raya ke Rancaekek) sebab di sana ada sawah yang asalnya bagus tapi sekarang sudah hancur, kasihan masyarakat lebih baik dibebaskan untuk kawasan industri," kata dia.

    Menurut dia, usulan tentang memindahkan kawasan industri Bandung Raya ke Rancaekek pernah diutarakan oleh dirinya kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional yang saat itu dijabat oleh Ferry Mursyidan Baldan.

    "Penataan kawasan industri baru di Bandung Raya ini pernah saya bicarakan kepada ke Menteri Agraria yang waktu itu masih dijabat sama Pak Ferry. Ini terkait rencana perubahan tata ruang wilayahnya dari pertanian ke industri karena di sana (Rancaekek) lahan sawah," tandasnya. [ito]