• Headline

    Taman Hijau di Kutawaringin Rusak dan Terbengkalai

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha18 Juli 2017 16:53
    INILAH, Soreang- Keberadaan Taman Hijau di Jalan Raya Soreang-Cipatik tepatnya di depan Puskesmas Kutawaringin dibiarkan terbengkalai. Fasilitas taman kota yang dibiayai APBD itu rusak dengan rumput liar dan sampah yang berserakan.

    Darma (50) salah seorang warga Kecamatan Kutawaringin mengaku prihatin dengan keberadaan taman yang dibangun beberapa tahun lalu itu. Karena, seingatnya sejak dibangun taman tersebut jarang sekali dikunjungi warga, jadi wajar saja jika terbengkalai tak terawat.

    "Kalau enggak salah taman ini dibangun pada 2013 lalu. Tapi memang dari dulu juga jarang sekali dipakai main atau nongkrong sama masyarakat, karena memang lokasinya meskipun tepi jalan jauh dari pemukiman serta berada di bawah jalan," kata Darma, (18/7/17).

    Dikatakan Darma, kalau malam, lampu penerangan bertenaga surya yang dipasang di beberapa titik taman tak berfungsi maksimal. Ditambah dengan pepohonan rimbun berseling dengan semak-semak.

    "Ah siapa juga yang mau main-main dan nongkrong di taman itu. Yang ada takut sama ular dan serem tempatnya. Kenapa yah pemerintah bisa membangun taman dengan biaya miliaran rupiah di tempat yang asal-asalan, seperti tidak ada tempat lain saja,"ujarnya.

    Ida Idawati (32) salah seorang warga Kutawaringi yang sehari-hari melewati taman tersebut, mengemukakan hal yang sama. Menurutnya, jalan di dalam taman itu selalu terendam banjir dari luapan selokan yang ada di pinggir taman. Sehingga, sampah yang terbawa air, masuk ke dalam taman.

    "Kalau rumputnya seingat saya kemarin sebelum bulan puasa dibabat sama petugas dari Pemkab. Cuma kalau sekarang sih yah belum saya lihat dibersihin lagi,"katanya.

    Kata Ida, sejak dibangun hingga saat ini, keberadaan taman tersebut jarang sekali didatangi warga. Selain jauh dari pemukiman, karena fasilitas di taman itu yang berupa ayunan anak-anak dan bangku tembok sudah tak utuh lagi.

    "Enggak ada yang suka main di sini, saya setiap hari lewat sini jualan gorengan. Jadi tahu persis keberadaan taman ini sejak dibangun sampai sekarang, jangankan malam, siang saja enggak ada orang. Ayun-ayunan, tong sampah dan lainnya juga pada rusak,"katanya.

    Berdasarkan pantauan lapangan, kondisi taman tersebut memang memprihatinkan. Sampah berserakan di mana-mana berselang dengan rumput liar.

    Tembok taman-tembok retak-retak, ayunan dan penyangga tanaman yang terbuat dari besi dibiarkan berkarat tak terurus. Tak hanya itu saja, saluran air di tepi taman terlihat kumuh dengan air hitam berbau tak sedap.[ito]



meikarta.. the world of ours