• Ketika Miniatur KBB Disajikan Dalam Sebuah Expo

    Oleh : Fuad Hisyamudin13 Agustus 2017 19:59
    INILAH, Bandung-Matahari begitu kokoh disiang itu. Meski teriknya menyengat disertai desiran debu beterbangan, namun ribuan orang tetap tegak berdiri menantang cuaca.

    Semangat itu yang terekspose dalam kegiatan KBB Expo 2017, di Lapang Plasa Mekarsari Komplek Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), sepanjang Ahad (13/8).

    Ada apa dalam event itu? Boleh dibilang, berbagai potensi yang ada di KBB digambarkan dalam expo itu. Mulai dari kekayaan wisata alam, pendidikan hingga berbagai kebudayaan dan adat istiadat warga KBB ada.

    Setidaknya, semua keberhasilan KBB disajikan dalam 40 stand satuan perangkat kerja daerah (SKPD) Pemkab Bandung Barat. Ada pula berbagai keunikan disuguhkan oleh 16 stand kecamatan.

    Di tingkat masyarakat, sedikitnya 40 stand industri kecil menengah ikut unjuk gigi, ada pula 40 stand usaha kecil mikro menengah (UMKM), 10 stand teknologi tepat guna (TTG) yang menyita perhatian massa dan ada 11 stand partisipan lainnya dari berbagai komunitas.

    Tak hanya menyuguhkan berbagai stand pameran unik, kegiatan ini juga semakin menarik karena diisi oleh berbagai acara menarik di sejumlah titik. Kegiatan-kegiatan sepanjang hari itu melibatkan partisipasi masyarakat.

    Terpantau sejak pagi hingga siang, ribuan orang tampak menyemut mengikuti jalan santai hingga berkumpul di panggung utama untk pembagian doorprize. Kemudian acara diisi dengan lomba paduan suara, lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak atau anak usia dini, kegiatan khitanan massal, serta berbagai lomba menarik lainnya.

    Kegiatan ini juga diisi dengan launching Kartu Identitas Anak (KIA) dengan memberikan kartu identitas kepada 2.000 anak yang tersebar di 16 kecamatan. Ada pula peluncuran website resmi pemerintah daerah yang bisa diakses secara mudah oleh seluruh masyarakat melalui dari perangkat komputer maupun smartphone.

    Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah KBB, Asep Ilyas mengatakan, KBB Expo 2017 ini merupakan rangkaian acara Peringatan HUT ke-10 KBB dan memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia.

    "Ini merupakan salah satu ajang evaluasi serta menampilkan berbagai hasil pembangunan yang telah dicapai Pemerintah KBB selama 10 tahun terakhir," beber Asep, saat ditemui disela kegiatan, Ahad (13/8/2017).

    Tingginya antusias dan partisipasi masyarakat pada kegiatan yang dilaksanakan ini, menjadi sebuah bukti terjalinnya kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah dalam proses pembangunan menuju hari esok yang lebih baik dari hari ini.

    Asep mengatakan, setelah menyaksikan berbagai potensi dan prestasi KBB dalam expo tersebut, Asep mengklaim, banyak capaian pembangunan yang telah diraih selama satu dasawarsa berdirinya KBB ini.

    "Melalui KBB Expo ini diharapkan bisa terus memotivasi pemerintah daerah dan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan secara berkesinambungan yang dibingkai dalam Visi CERMAT menuju hari esom yang lebih baik dari hari ini," terangnya.

    Asep menerangkan, dalam kegiatan ini dilaksanakan pameran yang diikuti oleh ratusan stand yang mayoritasnya diisi oleh binaan Dewan Kerajianan Nasional Daerah (Dekranasda) KBB.

    "Kita bisa menyaksikan, ternyata KBB telah berhasil menciptakan banyak pemberdayaan masyarakat. Melakukan pembangunan di berbagai bidang selama sepuluh tahun terkahir ini," jelasnya.

    Bupati Bandung Barat Abubakar menuturkan, KBB Expo 2017 ini merupakan momentum untuk memperlihatkan berbagai potensi serta capaian kinerja pemerintah daerah serta keunggulan para pelaku UMKM dan IKM dalam rangka meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat.

    "Intinya, kegiatan ini merupakan miniatur KBB yang melibatkan seluruh stakeholder dan unsur masyarakat dalam proses pembangunan," kata Abubakar.

    Ia mengklaim, mewujudkan Visi CERMAT telah seirama dengan nafas pembangunan dan semangat otonomi KBB. Bahkan, visinya selama dua periode itu dinilai berhasil.

    Dijelaskan, salah satu inti dari visi cermat diantaranya bisa melahirkan manusia yang kuat dan berkualitas yang berdampak pada ketahanan ekonomi melalui ekonomi kerakyatan menuju masyarakat sejahtera. [jek]