• Yusri Bersikap Netral

    Oleh : Ahmad Sayuti12 September 2017 12:09
    INILAH, Bandung- Yusrih Ihza Mahendra bersikap netral saat menjadi saksi dalam persidangan kasus pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani.

    Mantan Menteri tersebut tiba di Gedung Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Jalan Seram, Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat tiba Yusril yang mengenakan kemeja putih berbarengan dengan Buni Yani serta tim kuasa hukumnya.

    "Saya datang diminta untuk memberikan keterangan ahli terhadap dua dakwaan alternatif yang ditujukan kepada terdakwa dan kita lihat di persidangan apa yang ditanyakan oleh oleh Jaksa atau penasihat hukum dan majelis hakim," katanya kepada wartawan.

    Yusril mengaku didatangkan atau diminta untuk memberikan kesaksian oleh tim kuasa hukum Buni Yani.

    "Saya hadir kini sebagai ahli dalam posisi netral, objektif dan memberikan keterangan di bawah sumpah. Jangan dianggap orang memberikan keterangan ahli itu kalau didatangkan oleh penasihat hukum itu memihak penasihat hukum kalau didatangkan oleh Jaksa memihak Jaksa tidak begitu," ujarnya.

    Dalam pandangannya, seorang ahli dihadirkan untuk memberikan keterangan sejelas mungkin. Sehingga apa yang menjadi pertanyaan selama ini bisa terungkap di persidangan.

    "Ahli dihadirkan untuk memberikan keterangan atau menerangkan sesuatu yang memunculkan kejelasan sehingga memungkinkan majelis hakim untuk mengadili perkara dengan seadil-adilnya sehingga dapat diperoleh rasa keadilan baik oleh terdakwa maupun masyarakat pada umumnya," tuturnya.

    Selain Yusril, rencananya sidang hari ini juga akan menghadirkan saksi lainnya. Ada dua saksi yang akan dihadirkan yakni saksi forensik Prof. Ibnu Hamad dan saksi sosiologi Musni Umar.