• Headline

    Penghina Ibu Negara Minta Maaf

    Oleh : Yogo Triastopo13 September 2017 17:35
    INILAH, Bandung- DI pelaku Penghina Ibu negara Iriana Joko Widodo mengakui menyesali perbuatannya, dan meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia, khususnya kepada Presiden Jokowi dan Ibu Iriana.

    "Assalamualaikum. Saya DI, saya ingin meminta maaf kepada warga Indonesia karena sudah membuat gaduh Indonesia. Saya menyesal telah membuat, memposting hal tersebut dan telah membuat rakyat Indonesia marah dan saya mohon maaf. Saya sangat menyesal saya mohon maaf kepada seluruh warga Indonesia yang tersakiti hatinya. Saya juga secara pribadi minta maaf ke Presiden dan ibu Presiden," katanya di balik shebo yang dipakainya.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana menyebutkan, kendati DI sudah meminta maaf tidak menghapus tindak pidana yang telah dilakukannya. "Proses hukumnya tetap berlanjut," ujarnya.

    Ia mengaku, hingga kini pihaknya masih terus melakukan proses pemeriksaan terhadap tersangka. Jika berkas sudah rampung, akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

    Seperti diketahui DI diamankan polisi setelah dirinya melakukan penghinaan terhadap Iriana Widodo. DI diamankan polisi pada Senin 11 September 2017.

    DI merupakan pemilik sah akun @warga_biasa yang menggunggah foto Iriana dengan bertuliskan ujaran kebencian dan penghinaan.

    Dalam unggahan itu, foto Iriana yang sedang menggunakan hijab berwarna putih selaras dengan bajunya, dijadikan meme, dengan tulisan-tulisan yang tak pantas berisi ujaran kebencian.

    Perbuatan Dodik, yang hanya ingin membuat kegaduhan ‎ini, berbuntut panjang. Ketidaksukaannya terhadap pemerintahan saat ini, membuat Dodik harus mendekam dalam waktu yang cukup lama di penjara.

    Atas kasus ini, polisi menerapkan pasal 45 ayat 1 Jo pasal 27 ayat 1 UU no 19 tahun 2016 tentang ITE dan pasal 29 Jo pasal 4 ayat 1 huruf E UU no 44 tahun 2008 tentang pornografi, dengan ancaman di atas lima tahun penjara.