• Headline

    Segera Diresmikan, Gerindra Beralih Gabung ke Koalisi Demokrat, PAN, PPP?

    Oleh : dea14 September 2017 17:17
    Iwan Sulandjana
    INILAH, Bandung - Rencana koalisi poros baru yang diwacanakan oleh tiga partai, yaitu Demokrat, PPP, dan PAN semakin mendekati kata sepakat. Jelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 ketiga partai tersebut diketahui telah mendapat lampu hijau dari DPP masing-masing partai.

    Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulandjana mengakui setelah beberapa kali melakukan pertemuan bersama tiga partai ini, menandakan bukan hanya sekadar menjadi pertemuan penjajakan komunikasi politik biasa.

    "Pertemuan itu menjadi simbol bahwa koalisi poros baru akan benar-benar terbentuk," tegas Iwan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (14/9/2017).

    Bahkan, kata Iwan, ketiga partai ini akan kembali melakukan pertemuan dalam waktu dekat untuk menindaklanjuti wacana koalisi tersebut. Pertemuan selanjutnya untuk kali keempat tersebut juga akan dihadiri Ketua DPD Gerindra Jabar.

    Iwan pun menyambut baik langkah Partai Gerindra yang memberikan sinyal untuk bergabung pada poros ini, Iwan pun meyakini dengan bergabungnya Gerindra akan menambah kekuatan poros baru ini untuk menghadapi hajat demokrasi terbesar di Jawa Barat ini.

    Meski pertemuan ketiga partai ini ditambah Gerindra nantinya adalah merupakan tindak lanjut wacana koalisi dan sepakat membentuk poros baru, namun Iwan mengatakan kesepakatan itu belum bisa dikatakan resmi karena belum ada penandatanganan naskah kesepakatan.

    Oleh karenanya di pertemuan keempat nantinya, Iwan berharap bisa meresmikan koalisi dengan ditandai dengan pembubuhan tanda tangan naskah kesepakatan oleh masing-masing partai.

    "Dalam pertemuan itu kita akan upayakan dulu tandatangan (kesepakatan koalisi)," sebutnya.

    Tambah Iwan, pada pertemuan terakhir ketiga partai ini, telah dicapai kesepakatan untuk dilakukan penandatanganan kesepakatan koalisi. Namun penandatanganan urung dilakukan, karena PPP masih belum bulat untuk meresmikan koalisi ini.

    "Kita sebetulnya kemarin mau tandatangan, cuma kemarin PPP minta waktu karena ada yang harus diberesin," sebut Iwan.

    Selanjutnya, Demokrat dan PAN akhirnya memberikan tenggat kepada PPP untuk menentukan sikap terkait arah koalisi partai berlambang kabah tersebut.

    Untuk diketahui, Ketua DPP Gerindra Mulyadi beberapa waktu memutuskan untuk menarik dukungan terhadap kandidat pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu pada Pilgub Jabar 2018 mendatang.

    Selanjutnya Mulyadi mengatakan pihaknya akan segera menjalin kembali komunikasi dengan Demokrat, PAN, dan PPP untuk membuka peluang bergandengan bersama menyongsong Pilgub Jabar 2018.

    Lebih dari itu, langkah mengejutkan tidak sampai di situ. Dikatakan Mulyadi, Gerindra membuka peluang mengusung pasangan calon (paslon) baru melalui kerja sama dengan Demokrat, PAN, dan PPP setelah kerja sama yang dibangun PKS stagnan.

    "Gerindra akan kembali mengkaji memunculkan kandidat lain. Ini semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat Jabar dan rencana strategis Gerindra di 2019 (pilpres)," jelas Mulyadi, Selasa (12/9/2017) lalu. [ito]