• Headline

    Puskesmas Garuda Bikin Menteri Kesehatan Bangga

    Oleh : Asep Pupu Saeful Bahri14 Desember 2017 14:15
    fotografer: Asep Pupu Saeful Bahri
    INILAH, Bandung - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek memberikan apresiasi tinggi terhadap Puskesmas Garuda. Menurutnya, puskesmas yang terletak di Jalan Dadali tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan prima untuk kesehatan masyarakat.

    Saat melakukan kunjungan tersebut, Nila dibuat kagum oleh sarana dan prasarana yang terdapat di Puskesmas Garuda. Menurutnya standarisasi pelayanan serupa harus diterapkan di seluruh Indonesia, setidaknya di kota-kota besar.

    "Saya bangga dengan puskesmas sekarang ini jauh berbeda, Puskesmas Garuda fiisk pertama dilihat, kedua isinya dengan sarana prasarana memadai, dan ketiga sangat perhatikan kemanusiaan, ramah anak, ibu hamil dan sebagainya, kalau di kota besar mencukupi," kata Nila di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Bandung, Kamis (14/12).

    Nila juga mengharapkan dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) tidak hanya sebatas memberikan bantun dana saja, tetapi berkolaborasi memunculkan beragam inovsi di bidang kesehatan. Seperti halnya peluncuran program Layad Rawat dan Kekasih.

    ‎"Bagus sekali, beliau banyak terobosan, sesuai betul, ini pendekatan keluarga namanya layad Rawat, jemput bola termasuk remaja untuk kejiwaan. Fasilitas bagus, tingkat tiga, pakai lift,"‎ ujarnya.

    ‎Nila mengungkapkan, pihak kementerian juga turut mendorong perkembangan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga menyebar ke seluruh pelosok negeri. Saat ini, kata dia, Kementerian Kesehatan sedang membantu pembangunan puskesmas di perbatsan Nusa Tenggar Timur (NTT).

    "puskesmas di daerah pinggiran full kita bantu, kita siapkan dananya, kemarin sudah ngobrol salah satunya di perbatasan di NTT, kita juga berikan bantuan untuk renovasi‎," ulasya.

    Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil juga mengakui apabila Puskesmas Garuda merupakan salah satu puskesmas terbaik, yang bahkan mampu menangani persoalan tanpa harus dirujuk ke rumah sakit.

    "Ini teh tidak diduga-duga, ibu Menkes mengapresiasi kualitas pelayanan Puskesmas Kota Bandung yang terbaiknya itu Puskesmas Garuda di mana pelayanan kesehatannya bisa menyelesaikan urusan yang biasanya kalau Puskesmas lain mah harus di rumah sakit,"‎ ujar Ridwan di tempat yang sama.

    Emil, panggilannya, menyatakan dengan banyaknya persoalan kesehatan yang bisa diselesaikan cukup di puskesmas, maka bisa sekaligus menekan jumlah pasein rujukan ke rumah sakit. Sebab, dia juga kerap mendapati laporan adanya penumpukan pasien, sehingga kesulitan mendapatkan ruang rawat inap dan pelayanan kurang maksimal.

    Dengan berkurangnya pasien rawat inap, sambung Emil, praktis juga mengurangi beban biaya pembayaran BPJS, yang menurutnya seringkali menyampaikan harus menunggak setiap tahunnya.

    "Jadi kalau semakin banyak Puseksmas yang bisa menyelesaikan urusan kesehatan seperti rumah sakit, itulah yang diharapkan dalam melayani kesehatan masyarakat jangan sedikit-sedikit ke rumah sakit. Sekarang mah ke Puskesmas saja karena kualitasnya sudah memadai," bebernya.

    Dipaparkan Emil, Puskesmas Garuda ini harus menjadi contoh untuk puskesmas lainny di Kota Bandung. Agar bisa mendongkrak standarisasi kualitas pelayananannya, serta memperbaharui sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

    "Kita berharap Pusekesmas Garuda ini jadi standar semua Puskesmas yang ada di Bandung. Lahan boleh kecil tapi bangunan bisa naik. Saya sudah perintahkan kepala dinas untuk mengupgrade kalau ada Puskesmas selaintai, di masa depan pelan-pelan kita naikan dua tiga lantai sehingga pelayanan kesehatan bisa maksimal,"‎ pungkasnya. [jek]

    Tags :
    #menkes:emil #


    Berita TERKAIT