• Headline

    Dadang M Naser Habis-habisan Menangkan Dua DM

    Oleh : Rd Dani Rahmat Nugraha12 Januari 2018 16:56
    INILAH,Bandung- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Dadang M Naser, mengaku akan all out memenangkan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Pihaknya sepenuhnya mendukung pencalonam duo DM yang diusung oleh Partai Golkar dan Demokrat ini.

    "Proses sosialisasi terus kami jalankan. Sebagai ketua DPD tentu mendukung sepenuhnya duo DM dengan koalisi Sejajar. Rasanya pasangan ini sangat dinamis dan keduanya memiliki kapasitas dan kapabilitas yang bagus," kata Dadang, Jumat (12/1/18).

    Dadang mengatakan, pemeran film Jenderal Naga Bonar itu memiliki pengalaman di pemerintahan sebagai wakil Gubernur Jabar. Selain itu, Deddy Mizwar ini juga dikenal sebagai tokoh budaya yang keberadaannya telah diakui hingga tingkat nasional.

    Selain itu, Deddy Mizwar sebagai mantan aktor dan budayawan pun bisa menembus hingga ke pedesaan untuk mengangkat suara. Kapasitas Deddy Mizwar ini tentunya menjadi modal yang kuat untuk maju dan menduduki kursi Gubernur Jabar selanjutnya.

    "Begitu juga dengan kang Dedi Mulyadi, yang saya tahu 'serangan darat' beliau di setiap desa cukup bagus. Beliau juga lebih dikenal di kalangan masyarakat tingkat basis. Semoga modal ini terus ditingkatkan. Modal politik keduanya semoga jadi kekuatan untuk memenangkan pasangan ini," ujarnya.

    Dadang bersama seluruh unsur yang ada di dalam kepengurusan partai berlambang pohon beringin tersebut, akan semaksimal mungkin mendorong masyarakat Kabupaten Bandung untuk memilih pasangan duo DM.

    "Sebagai Ketua DPD Golkar tentunya saya punya kewajiban untuk mendukung dan memenangkan duo DM ini. Tapi sebagai kepala daerah saya juga harus bisa bersikap netral. Jadi nanti kalau kampanye juga harus diatur, karena di satu sisi saya juga pejabat publik. Kalau sudah masuk jalur kampanye saya ikut cuti,"ujarnya.

    Dadang menambahkan, mesin politik partai dari mulai tingkat Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Daerah (PD), terus bekerja mensosialisasikan pasangan ini. Ia dan semua kader siap memenangkan pasangan tersebut.

    "Namun sesuai konsekuensi partai, bagi mereka pengurus yang mendukung calon lain akan kena sanksi. Karena harus satu komando, tidak boleh ada yang membelot ke calon lain,"katanya.

    Disinggung mengenai konsolidasi dengan Partai Demokrat di tingkat Kabupaten Bandung, Dadang mengaku hingga saat ini belum ada pertemuan formal. Namun demikian, di tataran nonformal di tingkat kader dan pengurus diakuinya komunikasi terus berjalan.

    "Pertemuan untuk konsolidasi dan koordinasi memang belum. Karena di Partai Demokrat juga saat ini sedang sibuk pemilihan ketua yang baru. Kayaknya dalam dua hari ke depan kami akan memulai konsolidasi dengan Demokrat,"katanya.

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT