• Headline

    KPU: Berkas Cagub Jabar Masih Belum Lengkap

    Oleh : dea17 Januari 2018 19:30
    INILAH, Bandung - Berkas administrasi pendaftaran dari seluruh bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat masih belum lengkap. Seluruh bakal calon pun diminta melengkapi berkas yang masih kursng sekiranya tiga hari terhitung hari esok, Kamis (18/1).

    Hal tersebut diungkapkan pada rapat plano terbuka Penyerahan Hasil Penelitian Administrasi bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantot KPU Jabar, Kota Bandung, Rabu (17/1).

    Komisioner KPU Jabar, Endun Abdul Haq mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim verifikasi, kekurangan administrasi masing-masing bakal calon bervariatif.

    Ia menyebut, bakal calon gubernur Ridwan Kamil masih kekurangan terkait SKCK yang diserahkan masih berupa fotocopy bukan asli dari Polda Jabar, kemudian LHKPN pun harus dilengkapi karena hanya menyerahkan LHKPN tahun 2015, selanjutnya surat keterangan tidak pailit belum dilampirkan, berkas pajak masih berupa fotocopy, dan tim kampanye belum disampaikan ke KPU.

    Sedangkan bakal wakil gubernur Ridwan Kamil, Uu Ruzhanul Ulum, kekurangan administrasinya berupa belum disertakannya surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilih dan bebas utang, LHKPN yang dilampirkan masih satu rangkap, pajak masih satu rangkap, STTB masih satu rangkap, dan tim kampanye juga belum disampaikan ke KPU.

    Selanjutnya, Kekurangan bakal calon gubernur Deddy Mizwar, adalah formulir BB.2 dan daftar riwayat hidup belum diketahui pimpinan parpol pengusung. Bakal calon wakil gubernur Dedi Mulyadi masih harus melengkapi formulir BB.2 dan daftar riwayat hidup yang juga harus ditandatangani pimpinan parpol pengusung, SPT harus lima tahun terakhir dan baru menyerahkan SPT tahun 2014 dan 2017.

    Sementara itu, kekurangan bakal calon gubernur Sudrajat adalah ijazah S2 belum dilegalisir. Begitu pula kekurangan bakal calon wakil gubernur Ahmad Syaikhu adalah fotocopy ijazah belum dilegalisasi.

    Pasangan yang mendaftar terakhir, Tb. Hasanuddin, terdapat kekurangan formulir BB.2 dan daftar riwayat hidup belum diketahui pimpinan parpol pengusung, surat belum pernah dipidana belum lengkap, surat keterangan tidak memiliki utang dan tidak kehilangan hak pilih juga belum lengkap, LHKPN masih tahun 2014, SPT baru tahun 2016, keterangan tidak ada tunggakan pajak, STTB belum dilegalisir, dan naskah visi misi masih satu rangkap.

    Bakal calon wakil gubernur Anton Charliyan, BB.2 dan daftar riwayat hidup belum ditandatangani pimpinan parpol pendukung, keterangan tidak pernah menjadi terpidana masih berupa fotocopy, belum ada keterangan bebas utang dan tidak pailit, serta pajak baru tahun 2015, 2016, dan 2017.

    Sementara itu, ditempat yang sama Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menegaskan meskipun berkas administrasi pendaftaran seluruh bakal calon masih harus ada yang dilengkapi, pihaknya memberi tenggat tiga hari hingga tanggal 20 Januari 2018 mendatang. Hal tersebut sesuai dengan PKPU No. 3/2017.

    "Kita berharap semua berkas bisa dilengkapi dalam waktu yang sudah ditentukan. Tapi semuanya (kata masing-masing perwakilan calon) akan memenuhi kelengkapan besok sore," kata Yayat. [jek]

    Tags :
    # #


    Berita TERKAIT