• Headline

    Wow, Wisatawan Eropa Lirik Geopark Ciletuh

    Oleh : dea17 Januari 2018 19:45
    INILAH, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat membidik wisatawan Eropa untuk datang ke Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu di Kabupaten Sukabumi. Pemprov Jabar melalui Dinas Pariwisata nya, telah memasarkan keindahan alam Ciletuh - Pelabuhan Ratu hingga Belanda.

    "Seminggu kemaren dengan badan promosi dan pelaku pariwisata kita promo khusus jalur Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu, dan masyarakat Eropa sangat antusias," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat, Ida Hernida saat dihubungi, di Kota Bandung, Rabu (17/1).

    Promosi pun dilakukannya baik melalui video, foto juga paparan terkait keindahan alam yang ada di kawasan selatan Jabar tersebut.

    Apalagi kata Ida, dengan akses Jalan Loji-Puncak Darma di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi yang sudah rampung dikerjakan, diyakini akan menambah kemudahan berwisata yang tentunya berimplikasi pada lonjakan wisatawan baik lokal dan manca negara ke Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu.

    Ida menyebutkan, akses jalan baru sepanjang 23 km ini tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat sekitar, juga mobilitas wisatawan yang bisa mengefektifkan waktu tempuh yang cukup berarti dalam berwisata di Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu.

    Oleh karenanya, ia menyebut pihaknya harus bersiap terhadap lonjakan wisatawan ke Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu. Selain itu, masyarakat sekitar pun harus bersiap untuk menyambut jumlah wisatawan yang mungkin akan berkali lipat hadir di kawasan tersebut.

    "Masyarakat Sukabumi, khususnya masyarakat Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu untuk betul-betul bersiap menerima banjiran pendatang, " ungkapnya.

    Untuk diketahui, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyebut pembangunan jalan Jalan Loji-Puncak Darma merupakan sejarah. Pasalnya dalam pelaksanaanya ada kerjasama antara Pemprov Jawa Barat dengan masyarakat. Jalan ini dibangun tanpa proses pembebasan lahan, karena masyarakat menghibahkan tanah untuk pembangunan jalan yang menelan anggaran APBD Provinsi Jawa Barat hingga Rp 200 Miliar.

    "Ini juga sejarah yang baik, kerjasama antara Pemprov (Jawa Barat) dengan masyarakat. Karena jalan ini dibangun cepat dari mulai penataan lahan sampai pembangunan bisa dilakukan satu tahun," kata Aher sapaan akrab Gubernur melalui rilisnya.

    "Dan uniknya seluruh lahan tidak ada yang beli. Dari masyarakat hibah, karena masyarakat tentu menginginkan ada jalan disini. Supaya lahan mereka (masyarakat) jadi terbuka dan rekreasi juga bisa dinikmati dengan baik," tambahnya.

    Hamparan pemandangan indah geopark bisa dinikmati dari dekat dan atas bukit, seperti Puncak Darma. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh perjalanan laut dengan menggunakan kapal cepat untuk menikmati indahnya geopark atau taman bumi ini.

    "Tentu ke depan kelihatannya bisa ada dermaga kecil di tepi pantai. Dimana para pengunjung yang datang bisa turun dan menikmati pantai dengan perahu. Pengembangannya nanti begitu," papar Aher.

    Pengerjaan jalan menuju Puncak Darma bisa melalui tiga jalur, yaitu Paluran-Puncak Darma, Loji-Puncak Darma, dan Paltiga-Puncak Darma. Rencananya jalur Paltiga-Puncak Darma sepanjang kurang lebih 17 km akan mulai dibangun tahun depan. [jek]

    TAG :


    Berita TERKAIT